Kompas.com - 20/03/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Awal Februari lalu, Samsung resmi memboyong smartphone Galaxy S22 series terbarunya ke pasar Indonesia. Ada tiga model yang ditelurkan, yaitu Galaxy S22 "reguler", Galaxy S22 Plus, dan Galaxy S22 Ultra.

Dari ketiganya, KompasTekno berkesempatan untuk mengulas (review) varian Samsung Galaxy S22 Plus dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal sebesar 256 GB. Kurang lebih, kami mencobanya selama dua minggu sebagai daily driver atau perangkat utama sehari-hari.

Di Indonesia sendiri, ada dua varian Galaxy S22 Plus yang ditawarkan. Untuk harganya, Samsung membanderol Galaxy S22 Plus varian 8/128 GB seharga Rp 14.999.000. Sedangkan untuk model 8/256 GB, harganya dipatok Rp 15.999.000.

Baca juga: Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy S22 Ultra, Sebagus Apa?

Ponsel ini juga merupakan penerus dari Samsung Galaxy S21 Plus yang dirilis tahun lalu. Sebagai suksesor, Galaxy S22 Plus membawa sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya.

Dari segi chipset misalnya. Kini, Galaxy S22 Plus ditenagai oleh chipset terkuat dari Qualcomm yakni Snapdragon 8 Gen 1. Untuk pertama kalinya setelah delapan tahun, Samsung akhirnya menjual Galaxy S series varian chipset Snapdragon ke Indonesia.

Sebelumnya, Indonesia dan sebagian besar negara lain, kebagian model Galaxy S series varian chipset Exynos. Sementara varian chipset Snapdragon, biasanya dipasarkan di beberapa negara saja, salah satunya di Amerika Serikat.

Baca juga: Menguji Layar dan Baterai Galaxy S22 Ultra, Setangguh Apa?

Kendati demikian, modul kamera belakang dari Galaxy S22 Plus ini masih menganut desain yang sama dengan pendahulunya. Untuk urusan bodi, Galaxy S22 Plus memiliki sudutrounded (melengkung), bukan kotak seperti model Galaxy S22 Ultra.

Modul kamera belakang Samsung Galaxy S22 PlusKOMPAS.com/ConneyStephanie Modul kamera belakang Samsung Galaxy S22 Plus

Menariknya lagi, bagian bodi belakang maupun layarnya juga sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass Victus. Frame yang mengelilingi bodi ponsel ini juga terbuat dari Armour aluminum. Sehingga untuk masalah durabilitas sudah tidak perlu diragukan lagi.

Sejauh yang KompasTekno coba, saat menggunakan ponsel dalam durasi yang cukup lama tangan tidak terasa pegal dan justru nyaman-nyaman saja. Terlebih, saat ponsel ini digunakan untuk mengambil gambar atau video dengan mengandalkan satu tangan.

Baca juga: Daftar Fitur dan Cara Pakai Stylus S Pen di Samsung Galaxy S22 Ultra

Galaxy S22 Plus juga memiliki bodi yang cukup ramping dengan dimensi 157,4 x 75,8 x 7,6 mm dan berat 196 gram. Karena ukurannya yang lumayan tipis, ponsel ini nampak ringkas ketika dimasukkan ke dalam kantong jaket atau celana.

Ketika dipakai, layar ponsel ini terbilang nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti menonton film atau streaming dengan durasi yang panjang, bermain game, atau melakukan multitasking di beberapa aplikasi.

Tingkat sensitivitas layar saat bermain game dan menggulir media sosial atau artikel lewat ponsel juga bisa dibilang sangat mulus. Hal ini lantaran layar Galaxy S22 Plus turut mendukung adaptive refresh rate 120 Hz.

Baca juga: Samsung Galaxy S22, S22 Plus, dan S22 Ultra Resmi Masuk Indonesia, Ini Harganya

Test game Free Fire di Samsung Galaxy S22 PlusKOMPAS.com/ConneyStephanie Test game Free Fire di Samsung Galaxy S22 Plus

Galaxy S22 Plus sendiri dibekali dengan tiga kamera belakang yang masing-masing beresolusi 50 MP (wide), 12 MP (ultrawide), dan 10 MP (telephoto).

Kamera utama 50 MP ini mampu menjepret objek yang cukup detail, baik di indoor, outdoor, ataupun di malam hari. Saturasi warnanya pun cukup akurat. Sementara jika digunakan untuk mengambil foto selfie, skin tone-nya juga natural.

Berdasarkan review yang sudah kami lakukan, kamera Galaxy S22 Plus ini bisa diandalkan untuk menjepret objek sehari-hari dengan beragam kondisi pencahayaan, baik di sore hari maupun di malam hari.

Baca juga: Fitur Galaxy S22 Ultra yang Ada di Samsung S22 dan S22+

Dari segi daya, ponsel dengan baterai berkapasitas 4.500 mAh ini bisa dibilang cukup awet. Misalnya jika dipakai untuk bermain game seperti Free Fire, baterainya juga hanya berkurang sedikit yaitu sekitar 15 persen selama 30 menit pemakaian (dari 100 persen).

Lantas, seperti apa kinerja dan kemampuan lain yang dibawa Samsung Galaxy S22 Plus ini? Untuk mengetahui jawabannya, silakan tonton video Review Samsung Galaxy S22 Plus yang telah tayang di kanal YouTube Tech by Kompas berjudul "Tampilan Menarik, tapi Apakah Worth It? Review Samsung Galaxy S22 Plus Warna Pink Gold" melalui link berikut ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.