Kompas.com - 21/03/2022, 12:01 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Samsung resmi meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya, Galaxy A53 5G dalam sebuah acara peluncuran virtual, Kamis (17/3/2022) malam.

KompasTekno berkesempatan untuk membuka kotak kemasan dan menjajal pengalaman pertama menggunakan ponsel 5G terbaru Samsung tersebut.

Sekilas, kotak kemasan Galaxy A53 5G jauh lebih ringkas dan tipis dibanding kotak kemasan ponsel Galaxy A Series lainnya yang pernah dijual Samsung. Desain ini mengingatkan kita pada desain kotak ritel Galaxy S21 Series, Galaxy S21 FE, hingga Galaxy S22 Series.

Usut punya usut, ada salah satu kelengkapan yang dihilangkan Samsung yang sebelumnya selalu ada di kotak penjualan Galaxy A Series, yaitu adapter alias "kepala" charger yang berguna untuk mengisi daya ponsel.

Hal ini menjadikan Galaxy A53 5G sebagai ponsel Galaxy A Series pertama Samsung di Indonesia yang tidak dibekali dengan kepala charger.

Sebelumnya, Galaxy A52s 5G, ponsel yang dirilis beberapa bulan sebelum Galaxy A53 5G, masih dibekali dengan aksesori pengisi daya tersebut.

Baca juga: Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A53 5G di Indonesia

Isi kelengkapan kotak penjualan Galaxy A53 5G. Ketika dibuka, kami hanya menemukan kabel pengisi daya USB-C ke USB-C, SIM ejector, buku panduan, serta garansi resmi.

Artinya, selain tidak mendapatkan adapter charger, konsumen juga tidak akan mendapatkan aksesori berupa earphone atau softcase ponsel.  Kompas.com/BILL CLINTEN Isi kelengkapan kotak penjualan Galaxy A53 5G. Ketika dibuka, kami hanya menemukan kabel pengisi daya USB-C ke USB-C, SIM ejector, buku panduan, serta garansi resmi. Artinya, selain tidak mendapatkan adapter charger, konsumen juga tidak akan mendapatkan aksesori berupa earphone atau softcase ponsel.

Menurut MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Taufiqul Furqan, langkah menghilangkan adapter charger dari kotak penjualan ponsel ini dilakukan untuk menyelaraskan misi Samsung untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan.

"Kami ingin benar-benar menyesuaikan (produk) dengan kampanye kita yang bertajuk 'Galaxy for the Planet'," ujar pria yang biasa disapa Taufik tersebut kepada KompasTekno dalam acara "Galaxy A Product Briefing", pekan lalu.

"Selain packaging-nya yang lebih kecil dan terbuat dari kertas ramah lingkungan, kami juga menelusuri bahwa generasi milenial dan Gen-Z ternyata memiliki kesadaran tinggi dengan isu berbau lingkungan, dan ingin produk yang dibeli ramah lingkungan," imbuh Taufik.

Kembali ke isi kotak penjualan Galaxy A53 5G, ketika kami buka, kami hanya menemukan kabel pengisi daya USB-C ke USB-C, SIM ejector, buku panduan, serta garansi resmi.

Artinya, selain charger, konsumen juga tidak akan mendapatkan aksesori berupa earphone atau softcase ponsel. 

Baca juga: Samsung Resmi Umumkan Galaxy A53 5G dan A33 5G

Nyaman digenggam

Punggung Galaxy A53 5G dipoles dengan sentuhan doff dan mampu menahan bekas sidik jari, sehingga bakal tetap aman digenggam berlama-lama dan permukaannya tidak akan mudah kotor dan licin di tangan.

Masih soal punggung, cangkang Galaxy A53 memiliki sejumlah opsi warna, mulai dari Awesome Black, Awesome Blue, Awesome White, dan Awesome Peach.

Kebetulan varian yang kami pegang adalah Awesome Peach, yang merupakan perpaduan warna pink dan oranye yang tampak cantik dan elegan, namun tidak begitu mencolok mata.Kompas.com/BILL CLINTEN Punggung Galaxy A53 5G dipoles dengan sentuhan doff dan mampu menahan bekas sidik jari, sehingga bakal tetap aman digenggam berlama-lama dan permukaannya tidak akan mudah kotor dan licin di tangan. Masih soal punggung, cangkang Galaxy A53 memiliki sejumlah opsi warna, mulai dari Awesome Black, Awesome Blue, Awesome White, dan Awesome Peach. Kebetulan varian yang kami pegang adalah Awesome Peach, yang merupakan perpaduan warna pink dan oranye yang tampak cantik dan elegan, namun tidak begitu mencolok mata.
 
Tidak hanya membuka kotak kemasan Galaxy A53 5G, kami juga sempat menjajal ponsel seharga Rp 6 juta ini, demi merasakan pengalaman pertama menggenggamnya.
 
Kesan pertama yang kami dapat adalah ponsel ini nyaman digenggam karena desain bingkainya yang nyaris rata (flat), tidak sepenuhnya melengkung seperti ponsel Galaxy A Series kebanyakan.
 
Kenyamanan menggenggam ini juga tak lepas dari ukuran ponsel yang tidak terlalu besar, juga tidak terlalu kecil ketika dipegang tangan orang dewasa.
 
Di atas kertas, Galaxy A53 5G memiliki ukuran 159,6 x 74,7 x 8,14 mm, sedikit lebih kecil dan tipis dibanding Galaxy A52s 5G dengan 159,9 x 75,1 x 8,4 mm. Keduanya memiliki bobot sekitar 189 gram.
 
Dimensi ketebalannya sendiri bisa lebih tipis lantaran lubang audio jack berukuran 3,5 mm yang ada di Galaxy A52s 5G kini dihilangkan di Galaxy A53 5G.
 
Sehingga, pengguna harus memakai adapter tambahan atau earphone wireless untuk mendengarkan musik via aksesori audio.
 
Selain tipis, punggung Galaxy A53 5G juga dipoles dengan sentuhan doff dan mampu menahan bekas sidik jari, sehingga bakal tetap aman digenggam berlama-lama dan permukaannya tidak akan mudah kotor dan licin di tangan.
 
Masih soal punggung, cangkang Galaxy A53 memiliki sejumlah opsi warna, mulai dari Awesome Black, Awesome Blue, Awesome White, dan Awesome Peach.
 
Kebetulan varian yang kami pegang adalah Awesome Peach, yang merupakan perpaduan warna pink dan oranye yang tampak cantik dan elegan, namun tidak begitu mencolok mata.
 
 
Layar lega
 
Layar Galaxy A53 5G ketika dipakai di bawah sinar matahari terik. Bisa dilihat, konten di dalam layar masih bisa kami lihat dengan baik di kondisi seperti ini.

Layarnya sendiri cukup mulus ketika digunakan untuk bernavigasi antar menu, membuka aplikasi, melakukan multitasking, dan lain sebagainya berkat refresh rate 120 Hz. Kompas.com/BILL CLINTEN Layar Galaxy A53 5G ketika dipakai di bawah sinar matahari terik. Bisa dilihat, konten di dalam layar masih bisa kami lihat dengan baik di kondisi seperti ini. Layarnya sendiri cukup mulus ketika digunakan untuk bernavigasi antar menu, membuka aplikasi, melakukan multitasking, dan lain sebagainya berkat refresh rate 120 Hz.
 
Beralih ke aspek desain, Galaxy A53 5G memiliki layar yang cukup lega dengan diagonal 6,5 inci. Panel yang diusung adalah Super AMOLED yang memilki resolusi Full HD Plus, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan hingga 800 nits.

Meski tak seterang Galaxy S22 Series yang memiliki tingkat keceharan maksimal 1.750 nits, tingkat kecerahan ini terbilang cukup untuk sekelas Galaxy A Series.
 
Ketika menggunakan ponsel di bawah sinar matahari yang cukup terik, konten di dalam layar masih bisa kami lihat dengan baik.
 
Layarnya sendiri cukup mulus ketika digunakan untuk bernavigasi antar menu, membuka aplikasi, melakukan multitasking, dan lain sebagainya. 
 
Di menu pengaturan, Galaxy A53 5G hanya menyediakan dua opsi refresh rate layar, yaitu 60 Hz dan 120 Hz. Dengan kata lain, refresh rate layar tersebut statis dan tidak bisa berubah secara dinamis layaknya teknologi di ponsel flagship Samsung. 
 
Spesifikasi Galaxy A53 5G
 
Tampilan kamera Galaxy A53 5G. ponsel ini dibekali dengan tiga kamera belakang yang dimuat dalam sebuah modul persegi, yang terdiri dari kamera utama 64 MP, kamera ultrawide 12 MP, kamera macro 5 MP, dan kamera depth sensor 5 MP.Kompas.com/BILL CLINTEN Tampilan kamera Galaxy A53 5G. ponsel ini dibekali dengan tiga kamera belakang yang dimuat dalam sebuah modul persegi, yang terdiri dari kamera utama 64 MP, kamera ultrawide 12 MP, kamera macro 5 MP, dan kamera depth sensor 5 MP.
 
Sekilas membahas spesifikasi Galaxy A53 5G, ponsel ini dibekali dengan tiga kamera belakang yang dimuat dalam sebuah modul persegi, yang terdiri dari kamera utama 64 MP, kamera ultrawide 12 MP, kamera macro 5 MP, dan kamera depth sensor 5 MP.
 
Pada bagian depannya, terdapat kamera selfie 32 MP yang dimuat dalam sebuah modul punch hole di bagian tengah atas layar.
 
Untuk aspek hardware, Galaxy A53 5G ditenagai dengan chipset Exynos 1280 yang dipadukan dengan RAM 8 GB, serta dua opsi media penyimpanan 128 GB/256 GB yang bisa diperluas dengan kartu memori eksternal berjenis microSD.
 
Ponsel dengan kapasitas baterai jumbo 5.000 mAh yang memiliki dukungan pengisian cepat berdaya 25 watt ini sudah menjalankan sistem operasi (OS) Android 12 yang dipoles dengan tampilan antarmuka (UI) khas Samsung, One UI 4.0.
 
Nah, penasaran apa saja kelengkapan yang menyertai kotak penjualan Galaxy A53 5G dan tampilan ponsel tersebut dari berbagai sisi? Simak penampakan lengkapnya dalam galeri foto di tautan berikut ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.