Teleskop Luar Angkasa Hubble Gunakan Kamera Ini untuk Potret Citra Galaksi

Kompas.com - 22/03/2022, 13:01 WIB
Ilustrasi Hubble, Teleskop Luar Angkasa milik NASA. NASAIlustrasi Hubble, Teleskop Luar Angkasa milik NASA.

KOMPAS.com - Selama hampir 32 tahun, Teleskop Luar Angkasa milik NASA, Hubble sangat diandalkan untuk misi pengamatan dan penyelidikan alam semesta yang luas, galaksi jauh, supernova, nebula, dan planet ekstrasurya.

Salah satu hasil yang rutin dipublikasi NASA adalah citra atau gambar dari penampakan dari galaksi yang berhasil diamati atau ditemukan menggunakan Hubble.

Yang terbaru, Hubble berhasil menangkap citra dari Galaksi NCG 1097. Menurut laporan outlet media Digital Trends, penampakan Galaksi NCG 1097 itu berhasil dipotret menggunakan dua instrumen Hubble, yaitu Wide Field Camera 3 (WFC3) dan Advanced Camera for Surveys (ACS).

Dalam memotret galaksi, Hubble tidak bisa mengambil gambar seperti kamera DSLR biasa, seperti seseorang memotret pemandangan di bumi, misalnya.

Ini dikarenakan, dalam kasus ini, Galaksi NCG 1097 yang dipotret Hubble dilaporkan terletak di konstelasi Fornax, yang mana berjarak 48 juta tahun cahaya dari Bumi.

Sederhananya, citra cahaya Galaksi NCG 1097 yang berhasil ditangkap sebenarnya merupakan cahaya galaksi pada keadaan 48 juta tahun yang lalu.

Citra Galaksi NCG 1097 yang berhasil ditangkap oleh Teleskop Luar Angkasa milik NASA, Hubble.Hubble & Nasa via DigitalTrends Citra Galaksi NCG 1097 yang berhasil ditangkap oleh Teleskop Luar Angkasa milik NASA, Hubble.
Nah, untuk memotret Galaksi NCG 1097 yang sangat jauh dari Bumi, Wide Field Camera 3 (WFC3) dan Advanced Camera for Surveys (ACS) justru harus mengamati panjang gelombang cahaya dari Galaksi NCG 1097 terlebih dahulu.

Nantinya, hasil pengamatan kedua instrumen Hubble itu akan digabungkan dan ditafsirkan sebagai warna. Konsep ini sama seperti bagaimana manusia melihat warna.

Baca juga: Kabel Internet Bawah Laut Rentan Putus, Mengapa Tak Pakai Satelit?

"Mata kita dapat mendeteksi gelombang cahaya pada panjang gelombang optik antara kira-kira 380 dan 750 nanometer, menggunakan tiga jenis reseptor, yang masing-masing sensitif hanya pada sepotong rentang itu. Lalu, otak kita akan menafsirkan panjang gelombang tertentu sebagai warna," kata ilmuwan Hubble.

Nah, Wide Field Camera 3 dan Advanced Camera for Surveys dilaporkan memiliki tujuh gambar yang digabungkan menjadi satu gambar mentah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.