Kompas.com - 28/03/2022, 17:05 WIB

KOMPAS.com - Pasar smartphone flagship atau ponsel yang dibanderol dengan harga mahal, saat ini didominasi oleh Apple selama bertahun-tahun. Ponsel premium umumnya dijual dengan harga di atas 400 dollar AS (sekitar Rp 5,7 jutaan).

Menurut firma riset Counterpoint Research, Apple menguasai 60 persen pangsa pasar ponsel premium di tahun 2021. Angka itu meningkat dari pangsa pasar 55 persen yang diperoleh Apple di tahun 2020.

Data tersebut menunjukkan bahwa Apple masih menguasai segmen ponsel flagship, meskipun berbagai merek smartphone ikut "berebut kue" di segmen ponsel harga mahal itu.

Selain Apple, Samsung dan vendor asal China lain, seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo, juga ikut meramaikan pasar smartphone flagship.

Persaingan di segmen tersebut makin "panas" setelah Huawei, yang sebelumnya menjadi salah satu vendor ponsel flagship teratas dunia, "tereliminasi" karena sanksi dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Manuver Huawei, ZTE, dan Xiaomi Melawan Blacklist AS

Meski demikian, dominasi Apple di pasar smartphone flagship masih bertahan bahkan di China, negara asal beberapa vendor smartphone teratas dunia.

Menurut firma riset Counterpoint Research, menghadirkan smartphone flagship bukan hal yang mudah. Bahkan, dominasi iOS untuk kategori flagship juga dinilai agak sulit digeser oleh Android.

Kendati demikian, para vendor samrtphone flagship tetap punya peluang besar untuk menggeser Apple. Counterpoint mengungkap beberapa aspek penting yang harus dipenuhi vendor untuk smartphone flagship saat ini.

Baca juga: Nokia Menyerah Bikin Smartphone Flagship, Fokus ke Ponsel Murah

3 aspek penting untuk smartphone flagship

Menurut Counterpoint, smartphone flagship bukan melulu soal kecanggihan chipset atau banderol harga tinggi semata. Namun, aspek penting yang harus dimiliki smartphone flagship mencakup aspek layar, kamera, dan game. Berikut penjelasannya?

Layar Xiaomi 11T Pro mengusung panel AMOLED seluas 6,67 inci dengan resolusi resolusi HDR10 Plus (1.080 x 2.400 piksel) dan sudah mendukung refresh rate 120 Hz.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Layar Xiaomi 11T Pro mengusung panel AMOLED seluas 6,67 inci dengan resolusi resolusi HDR10 Plus (1.080 x 2.400 piksel) dan sudah mendukung refresh rate 120 Hz.

Layar disebut Counterpoint sebagai aspek utama yang harus memiliki kualitas optimal pada smartphone flagship.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber GizChina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.