Kompas.com - 02/04/2022, 15:30 WIB

KOMPAS.com - Search engine atau mesin pencari adalah program berbasis web yang diakses di internet untuk membantu pengguna mencari kuerinya di World Wide Web.

Search engine membantu pengguna menampilkan hasil yang paling akurat dengan menyesuaikan kata kunci yang pengguna masukkan.

Terdapat berbagai search engine atau mesin pencari. Salah satunya Google. Google menjadi salah satu pilihan utama pengguna sebagai alat search engine.

Selain Google, terdapat search engine lain yang juga digunakan banyak pengguna seperti Bing, Yahoo, Baidu, dan lain sebagainya.

Baca juga: Cara Kerja Search Engine dalam Menentukan Hasil Pencarian

Fungsi search engine

Fungsi search engine memiliki fungsi adalah tools atau alat yang memudahkan pengguna internet untuk mencari website atau situs yang relevan berdasarkan pertanyaan (kueri).

Search engine akan mencari kata atau frasa yang dimasukkan oleh pengguna, kemudian merespon dengan memberikan daftar hasil yang paling cocok dengan kueri pengguna.

Hasilnya akan menampilkan berupa link ke website, gambar, video, atau data online lainnya. Langkah seperti ini dapat disebut juga dengan crawling, proses mengumpulkan data, atau mengindeks.

Baca juga: Google Modifikasi Search Engine untuk Akali Trump?

Cara kerja search engine

Dengan ribuan halaman web informatif yang tersedia di internet, bagaimana cara kerja mesin pencari menampilkan halaman yang relevan? Adapun cara kerja search engine sendiri terbagi menjadi tiga tahap.

Pertama, dengan merayapi (crawling) ratusan miliar halaman web dengan menggunakan situs (web crawling) milik perusahaan penyedia layanan mesin pencarian. 

Ada tiga prosesuntuk menetukan hasil pencarian di search engine, yakni crawling, indexing, dan ranking. Berikut penjelasan crawling, indexing, dan ranking di mesin pencarian. 

Baca juga: Kata Kunci Google Diklaim Paling Populer di Mesin Pencari Bing

Crawling

Crawling pada dasarnya diartikan sebagai proses yang digunakan mesin pencari menggunakan perangkat lunak yang disebut dengan web crawls untuk menemukan informasi yang tersedia untuk pengguna dari internet.

Web crawling ini lah yang juga biasa disebut "search engine bots" atau "laba-laba". Cara kerja crawling menggunakan angka algoritma dan peraturan. 

"Laba-laba" itu akan menelusuri web dengan cara mengunduh halaman web melalui tautan yang sudah tersedia maupun menemukan yang baru.

Hal ini dilakukan agar serach engine dapat menentukan seberapa sering halaman dijelajahi ulang. Adapun algoritma pada search engine dapat digunakan untuk menghasilkan pencarian yang relevan dan berkualitas.

Algoritma inilah yang berguna untuk menemukan berbagai informasi dari pertanyaan dengan bentuk kata kunci yang dimasukkan pengguna. Konten yang ditemukan cukup bervariasi dan bisa berupa format halaman web, gambar, video, serta PDF.

Baca juga: Sejarah Google, Raksasa Mesin Pencari yang Hampir Dijual Murah

Indexing

Indexing atau pengindeksan merupakan proses selanjutnya setelah search engine melakukan crawling. Mesin pencari akan berubah menjadi sebuah struktur data yang biasa disebut dengan index.

Hasil pencarian yang berhasil ditemukan oleh web crawls akan dianalisa oleh search engine dan disimpan ke dalam indeks.

Konten kemudian diorganisir oleh algoritma mesin pencari untuk mengukur dan membandingkannya dengan hasil temuan serupa pada laman lainnya.

Apabila sebuah laman muncul di mesin pencarian, artinya mesin pencari telah mengindeks laman tersebut, sehingga bisa muncul di antara hasil pencarian yang dicari pengguna berdasarkan kata kunci yang dimasukkan.

Baca juga: Mesin Pencari Bing Dapat Logo dan Nama Baru

Ranking

Setelah menyelesaikan proses index dan mendapatkan hasil dari beberapa URL yang terkumpul, selanjutnya search engine akan melakukan ranking.

Hasil pencarian yang berada paling atas merupakan hasil penelusuran yang paling relevan dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna. Semakin ke bawah laman tersebut, artinya halaman kurang relevan dengan pencarian pengguna. 

Hasil pencarian pada halaman pertama dapat dipengaruhi oleh Search Enginen Optimization (SEO) dari suatu website. Jika web tersebut telah dioptimasi, maka kemungkinan besar website akan berada pada ranking teratas. 

Terdapat empat faktor yang menentukan prioritas hasil pencarian pada tahap ranking: 

  • Tipologi situs web: sebuah daftar sederhana berisi query yang dibuat mesin pencari
  • Konteks: relevansi terhadap kueri penelusuran
  • Waktu: Kepentingan yang diberikan pada satu faktor bervariasi menurut kueri
  • Tata letak: hasil pencarian yang ditemukan dapat berbeda tergantung dari maksud pencarian

Baca juga: Brave Search Sudah Bisa Dijajal, Mesin Pencari Anti Meminjam Google

Contoh search engine

Google

Google Doodle untuk merayakan Hari Perempuan Sedunia 2022 yang jatuh pada 8 Maret 2022.Google Google Doodle untuk merayakan Hari Perempuan Sedunia 2022 yang jatuh pada 8 Maret 2022.

Google dikembangkan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada 1997 dan merupakan search engine terbesar di dunia sejauh ini. Google dikenal memiliki kemampuan pencarian dengan baik dengan hasil yang akurat.

Bagi sebagian pengguna, Google menjadi search engine utama dan paling diandalkan sebagai mesin pencarian yang dapat biasa digunakan melalui pc atau smartphone.

Bing

Bingpcmag Bing

Sejak tahun 2020, Bing berganti menjadi Microsoft Bing. Bing juga menjadi salah satu mesin pencarian yang kerap digunakan pengguna. Bing sendiri merupakan mesin pencari default dari PC berbasis Windows.

Pengguna yang menggunakan Bing, dapat menemukan berbagai kesamaan fitur dengan Google seperti fitur hasil gambar, video, tempat, peta, dan berita. Untuk mengakses search engine Bing, Anda dapat mengunjungi laman berikut https://www.bing.com/.

Baca juga: Microsoft Diretas, Kode Sumber Bing dan Cortana Dicuri Hacker Lapsus$

Yahoo!

Yahoosearchengineland Yahoo

Yahoo! merupakan search engine kedua setelah Google. Yahoo! Sekaligus merupakan provider e-mail. Adapun pada Oktober 2011 hingga Oktober 2015, Yahoo! Berada di bawah kepemilikan Bing.

Yahoo! Sendiri sebenarnya search engine default dari browser Firefox. Untuk mengakses search engine ini, Anda dapat mengunjungi https://id.search.yahoo.com/ 

Baidu

Baidu techradar Baidu

Baidu merupakan search engine yang populer di China. Didirikan pada tahun 2000 oleh Robin Li dan Eric Xu, Baidu menjadi situs search engine yang paling banyak dikunjungi di dunia menurut peringkat Alexa.

Search engine Baidu sendiri hanya tersedia dengan bahasa Cina. Untuk mengaksesnya, Anda dapat mengunjungi situs berikut ini https://www.baidu.com/

Baca juga: Pembuat TikTok Luncurkan Layanan Mesin Pencari Pesaing Baidu

Duck Duck Go

Duck Duck Go search engine land Duck Duck Go

Duck Duck Go sendiri merupakan mesin pencari kecil seperti Bing dan Yahoo!. Tidak seperti mesin pencari lainnya, Duck Duck Go tidak memiliki indeks pencarian sendiri, melainkan menggunakan berbagai sumber.

Dengan kata lain, search ini tidak memiliki datanya sendiri dan bergantung pada situs lain seperti Yahoo!, Bing, dan lain sebagainya.

Adapun salah satu yang menjadi pembeda dengan search engine lain adalah Duck Duck Go sangat minim iklan sehingga tidak terlalu menganggu pengguna dalam melakukan pencarian. Untuk mengaksesnya Anda dapat mengunjungi https://duckduckgo.com

Baca juga: Huawei Siapkan Mesin Pencari Pesaing Google

Yandex

Yandexsearch engine land Yandex

Yandex merupakan search engine yang cukup populer di negara-negara seperti Rusia, Ukraina, Turki, dan lainnya.

Berdasarkan ranking Alexa, search engine ini memiliki urutan 30 website paling populer. Untuk mengaksesnya Anda dapat mengunjungi link berikut ini https://yandex.com/.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.