Kompas.com - 07/04/2022, 10:15 WIB

KOMPAS.com - Bagi sebagian pengguna yang hendak berpergian mungkin bakal bingung kenapa sertifikat vaksin tidak muncul di aplikasi PeduliLindungi. Sertifikat tersebut biasanya dipakai sebagai bukti bahwa pengguna telah melakukan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi sendiri dibutuhkan untuk meminimalisir penyebaran dan pemaparan virus Covid-19. Dengan memiliki sertifikat vaksin tersebut, artinya pengguna terbukti relatif aman dari paparan virus, sehingga bisa bepergian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Cara Mengisi eHAC di PeduliLindungi sebagai Syarat Wajib Sebelum Penerbangan Domestik

Sertifikat vaksin biasanya bakal muncul dalam rentang waktu 1x24 jam atau sehari setelah data pengguna berhasil diinput oleh petugas vaksinasi. Kemudian, pengguna bisa mengakses sertifikat tersebut secara langung di aplikasi PeduliLindungi.

Sementara itu, kadang persoalan sertifikat vaksin tidak muncul bisa terjadi akibat pengguna belum memahami proses untuk mendapatkannya. Untuk mendapatkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi, pengguna perlu melakukan pengisian data diri terlebih dahulu.

Data diri seperti nama lengkap, NIK, serta jenis vaksin, harus diinput dengan benar di aplikasi PeduliLindungi. Penyebab sertifikat vaksin tidak muncul itu karena terdapat kesalahan data diri yang dimasukkan dalam aplikasi PeduliLindungi.

Dengan demikian, cara mengatasi sertifikat vaksin tidak muncul adalah dengan mengisi data diri secara tepat di aplikasi PeduliLindungi. Setelah itu, pengguna dapat mengeklaim sertifikat vaksin.

Cara mendapatkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi itu cukup mudah. Pengguna hanya perlu memiliki aplikasi PeduliLindungi di ponsel, yang dapat diunduh lewat Google Play Store (untuk ponsel Androi) atau App Store (untuk iPhone).

Setelah berhasil terunduh dan terinstal, pengguna dapat registrasi akun dulu (bila belum melakukannya) dengan menginput nama lengkap dan nomor telepon aktif. Bila login akun di aplikasi PeduliLindungi berhasil, kini pengguna bisa mulai mendapatkan sertifikat vaksin.

Cara mendapatkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi

  • Klik menu “Vaksin Covid-19” yang berada di halaman awal aplikasi
  • Kemudian, pilih opsi “Sertifikat Vaksin
  • Bila muncul pesan “Anda tidak memiliki sertifikat vaksin Covid-19”, klik opsi “Klaim Sekarang”
  • Isi data diri yang meliputi status kewarganegaraan (WNI atau WNA), nama lengkap sesuai KTP, NIK, tanggal lahir, jenis vaksin, dan tanggal vaksin
  • Setelah itu, centang gambar Captcha sesuai dengan pertanyaan yang disajikan
  • Terakhir, klik opsi “Klaim”
  • Bila data telah diisi dengan benar, sertifikat vaksin bakal muncul.

Sertifikat vaksin juga bisa didapatkan melalui website PeduliLindungi, dengan login akun menggunakan nomor telepon yang tadi telah didaftarkan, berikut penjelasannya.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Aplikasi PeduliLindungi Tidak Bisa Dibuka

Cara mendapatkan sertifikat vaksin di website PeduliLindungi

  • Kunjungi laman berikut ini https://www.pedulilindungi.id/login, login akun menggunakan nomor telepon yang telah terdaftar sebelumnya
  • Masukkan kode OTP yang dikirimkan website lewat SMS ke nomor telepon tersebut
  • Setelah berhasil login, klik ikon foto profil yang berada di pojok kanan halaman awal website PeduliLindungi
  • Kemudian, pilih opsi “Sertifikat Vaksin”
  • Isi data diri yang meliputi nama lengkap sesuai KTP, NIK, tanggal lahir, jenis vaksin, dan tanggal vaksin.
  • Centang Captcha dan klik opsi “Periksa”
  • Bila data telah diisi dengan benar, sertifikat vaksin bakal muncul.

Jika pengguna merasa sudah melakukan input data dengan benar, tapi sertifikat vaksin tidak muncul, kemungkinan telah terjadi kesalahan saat proses menginput data oleh petugas vaksinasi.

Penyebab sertifikat vaksin tidak muncul bisa dikarenakan status vaksinasi pengguna belum diinput oleh petugas atau belum diterima di sistem PeduliLindungi, sebagaimana dilansir halaman bantuan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: 3 Cara Daftar Vaksin Booster Online untuk Syarat Mudik Lebaran 2022

Apabila terjadi kendala seperti ini, pengguna dapat menghubungi Call Center Kementerian Kesehatan di nomor 119 untuk memperoleh bantuan lebih lanjut. Demikian penjelasan penyebab sertifikat vaksin tidak muncul serta cara mengatasinya, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.