Kompas.com - 07/04/2022, 12:15 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah dikabarkan berencana kembali meneruskan program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau yang biasa dikenal dengan BLT UMKM pada 2022.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa BLT UMKM akan diagendakan untuk berlanjut, menyusul bantuan subsidi upah (BSU) Rp 1 juta kepada pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta.

Baca juga: Cara Cek Penerima BLT Minyak Goreng via Website dan Aplikasi Kemensos

Terkait besaran bantuan dalam BLT UMKM 2022, Airlangga mengatakan, uang yang diterima pelaku usaha mencapai Rp 600.000 per penerima. Sasaran bantuan ini dikatakan mirip dengan bantuan kepada pedagang kaki lima (PKL), pemilik warung, dan nelayan.

Sementara itu, pemerintah masih tengah melakukan pembahasan lebih lanjut untuk pelaksanaan program BLT UMKM Rp 600.000 ini, termasuk regulasi dan instrumennya. Jadi, masih belum bisa diketahui secara pasti BLT UMKM 2022 kapan cair.

Cara cek penerima BLT UMKM 2022

Jika mengacu pada pelaksanaan BLT UMKM tahun lalu, bantuan dari pemerintah ini bakal disalurkan ke penerima melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) atau bank BUMN.

Adapun untuk mengetahui daftar penerima BLT UMKM 2022, nantinya bisa diakses lewat laman “Eform.bri.co.id”, dengan cara sebagai berikut:

  • Kunjungi laman berikut https://eform.bri.co.id/bpum
  • Kemudian, masukkan nomor KTP dengan benar
  • Masukkan juga kode verifikasi di kolom yang tersedia
  • Setelah itu, klik opsi “Proses Inquiry”
  • Situs bakal menampilkan pemberitahuan, apakah pemilik nomor KTP tersebut masuk sebagai penerima BLT UMKM 2022 atau tidak

Selain BLT UMKM, pemerintah menyiapkan beragam bantuan lain yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), baik program bantuan sosial (bansos) reguler maupun bansos yang hadir saat pandemi Covid-19.

Bansos tersebut berupa Kartu Sembako kepada 18,8 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaa), lalu PKH dengan tambahan 2 juta KPM, BLT minyak goreng Rp 300.000 untuk tiga bulan (Rp 100.000 per bulan), dan yang terbaru bantuan subsidi upah Rp 1 juta.

Sebagai informasi, berdasarkan APBN 2022, dana bantuan yang akan digelontorkan pemerintah untuk pemulihan ekonomi adalah sebesar Rp 455,62 triliun yang dialokasikan pada tiga kelompok.

Dihimpun dari Kompas.com, pemerintah telah menyiapkan dana bantuan untuk program PEN sebesar Rp 455,62 triliun yang dialokasikan pada tiga kelompok.

Kelompok pertama yaitu penanganan kesehatan mendapat alokasi anggaran Rp 122,54 triliun, mencakup program vaksinasi, perawatan pasien Covid-19, insentif tenaga kesehatan, insentif perpajakan, dan penanganan Covid-19 di daerah.

Kelompok kedua yaitu perlindungan masyarakat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 154,76 triliun untuk mencakup program bansos (PKH, sembako), Kartu Pra Kerja, BLT Desa, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dan antisipasi perluasan perlinsos.

Baca juga: Cara Cek BI Checking secara Online di SLIK OJK, Bisa Lewat HP

Sementara kelompok ketiga, sebesar Rp 178,32 triliun, dialokasikan untuk pemulihan ekonomi, melalui program Padat Karya untuk parekraf, ketahanan pangan, di bidang ICT, pembangunan kawasan industri, dan dukungan kepada UMKM, termasuk BLT UMKM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.