Kompas.com - 08/04/2022, 08:06 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Lembaga riset Jon Peddie merilis laporan terbarunya seputar industri kartu pengolah grafis alias GPU di pasar global.

Dalam laporan itu, disebutkan bahwa total pengiriman (shipment) GPU pada kuartal-IV 2021 untuk pasar global tercatat di angka 13,1 juta unit.

Angka tersebut meningkat 29,5 persen dibanding pengiriman GPU di periode yang sama tahun lalu yang berkisar 11 juta unit.

Selain itu, angka pengiriman GPU pada periode Oktober-Desember 2021 juga meningkat tiga persen dibanding periode sebelumnya pada tahun yang sama (Juli-Agustus 2021) dengan angkat 12,7 juta unit.

Baca juga: Harga GPU Asus Kini Lebih Murah

Konon, peningkatan pengiriman GPU ini disebabkan oleh tren penurunan harga kartu grafis selama beberapa bulan terakhir.

Adapun penurunan harga tersebut kemungkinan dipicu oleh pemulihan jumlah produksi pasca pandemi, serta menurunnya aktivitas penambangan mata uang kripto (cryptocurrency mining).

Di sisi lain, masuknya Intel di industri GPU dengan lini Intel Arc juga bisa menjadi faktor pendorong peningkatan pengiriman GPU, meski faktanya seri kartu grafis tersebut baru saja diumumkan sekitar pekan lalu.

GPU Intel Arc untuk laptop sendiri sudah diluncurkan bersamaan dengan pengumuman Intel Arc, sedangkan GPU Intel Arc khusus desktop akan meluncur sekitar pertengahan hingga menjelang akhir tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Intel Umumkan Intel Arc A-Series, GPU Desktop Pesaing AMD dan Nvidia

Dengan begitu, bukan tidak mungkin angka pengiriman GPU semakin meningkat di akhir tahun nanti, lantaran sudah ada pemain baru di pasar GPU selain AMD dan Nvidia.

Pengiriman GPU Nvidia dan AMD meningkat

Ilustrasi GPU yang disusun dalam sebuah rak.Shutterstock Ilustrasi GPU yang disusun dalam sebuah rak.
Terkait AMD dan Nvidia, kedua perusahaan ini, klaim Jon Peddie, juga mencatatkan peningkatan pengiriman GPU mereknya masing-masing.

Pengiriman GPU Nvidia di kuartal-IV 2021 diklaim meningkat 27,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dan meningkat 0,5 persen apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya di tahun yang sama.

Sementara itu untuk pengiriman GPU AMD, pertumbuhan pengiriman GPU di kuartal-IV 2021 mencapai 35,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dan 12,4 persen dibanding periode sebelumnya di tahun yang sama.

Lembaga riset ini tidak menyebutkan jumlah unit yang dikirimkan masing-masing vendor GPU tersebut.

Secara keseluruhan, pengiriman GPU global sepanjang 2021 dicatat Jon Peddie telah mencapai angka 50 juta unit, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mentok di 42 juta unit.

Baca juga: Tambang Kripto China Bertumbangan, GPU di Indonesia Turun Harga?

Sepanjang 2021, pasar GPU sendiri bernilai 51,8 miliar dolar AS (sekitar Rp 744 triliun) dan diprediksi bakal bernilai 52,2 miliar dolar AS (sekitar Rp 750 triliun) pada 2023 mendatang, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechSpot, Jumat (8/4/2022).

Adapun Nvidia, menurut Jon Peddie, masih mendominasi pasar GPU di kuartal-IV 2021 dengan pangsa pasar (market share) lebih dari 77 persen. Tidak disebutkan berapa pangsa pasar yang diperoleh AMD di periode tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber TechSpot
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.