OpenSignal: Internet di IKN Nusantara Cukup Cepat, tapi Masih Di Bawah Jakarta

Kompas.com - 20/04/2022, 16:01 WIB

KOMPAS.com - Kecepatan internet di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di area yang akan dijadikan Ibu Kota Negara (IKN) baru, yakni Nusantara, belum lebih cepat dari kualitas internet di Jakarta.

Setidaknya begitu menurut laporan pengujian perbandingan kecepatan internet di IKN dan sejumlah wilayah di pulau Jawa yang dirilis lembaga riset OpenSignal belum lama ini.

Menurut OpenSignal, rata-rata kecepatan unduh (download) internet di Jakarta berkisar di angka 17,5 Mbps, sedikit lebih tinggi dibanding Kaltim dengan 16,3 Mbps.

Hasil serupa juga bisa dilihat di kecepatan unggah (upload) internet di Kaltim yang hanya mentok di angka rata-rata 6,5 Mbps, lebih lambat dibanding rata-rata kecepatan upload internet di Jakarta yang mencapai 8,6 Mbps.

Baca juga: Dengan 5G, Ibu Kota Baru Diharapkan Akan Jadi Hub Digital di Asia

Karena kecepatan internet di IKN lebih lambat dibanding Jakarta, maka wajar saja apabila pengalaman internet di beberapa aktivitas atau penggunaan (use case) juga bakal ikut terpengaruh dan belum akan senyaman di Jakarta.

Untuk pengalaman streaming video (Video Experience), misalnya, OpensSgnal mengeklaim IKN memiliki nilai 42,3 poin dari skala 100 poin. Angka ini lebih rendah dibanding nilai pengalaman video di Jakarta dengan 47,3 poin.

Dalam skala nilai OpenSignal, nilai pengalaman video di rentang skor 45-55 poin, mengartikan bahwa pengalaman streaming video di wilayah tersebut terbilang cukup normal dan tidak begitu lambat.

Itu artinya, pengalaman video di IKN masih belum bisa dikatakan cukup normal.

Baca juga: Alibaba Cloud Siap Berikan Kontribusi di Ibu Kota Baru Indonesia

Pengalaman panggilan suara dan main game

Hal serupa juga tercermin dari pengalaman penggunaan aplikasi untuk panggilan suara (Voice App Experience) serta bermain game (Games Experience).

Di dua use case tersebut, internet IKN memiliki nilai 74,6 poin untuk Voice App Experience dan 60,9 poin untuk Games Experience.

Angka tersebut lebih rendah dibanding nilai yang diperoleh Jakarta dengan 77,6 poin untuk pengalaman panggilan suara, serta 70,6 poin untuk pengalaman bermain game.

Berdasarkan metrik OpenSignal, kedua use case tersebut juga memiliki skala penilaian hingga 100 poin, di mana nilai 74-80 poin dianggap cukup baik untuk Voice Experience.

Untuk Games Experience, wilayah yang memiliki nilai 65-75 poin dianggap cukup mumpuni untuk bermain game dengan lancar, sedangkan nilai 40-65 poin disebut kurang baik untuk bermain game.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Jalur Palapa Ring Khusus untuk Ibu Kota Baru

Itu artinya, pengalaman panggilan suara di IKN Nusantara bisa dikatakan cukup baik. Sementara pengalaman game masih belum optimal.

Selengkapnya, berikut hasil pengujian terkait kecepatan internet dan pengalamannya di wilayah IKN Nusantara, Jakarta, dan sejumlah daerah di pulau Jawa, sebagaimana dirangkum dari keterangan resmi OpenSignal yang diterima KompasTekno, Rabu (20/4/2022).

Nama wilayah Kecepatan download rata-rata (Mbps) Kecepatan upload rata-rata (Mbps) Video  Experience (poin) Voice App Experience (poin) Games Experience (poin)
IKN (Kalimantan Timur) 16,3 6,5 42,3 74,6 60,9
Jakarta 17,5 8,6 47,3 77,6 70,6
Banten 15,7 7,6 44,2 76,4 67,5
Jawa Barat 14,6 7,3 41,5 75,7 64,7
Jawa Tengah 12,9 5,4 38 74,3 59,3
Yogyakarta 14,7 6,1 41,4 75,7 63
Jawa Timur 15,6 6,5 42,5 75,4 61,5
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.