XL Sengaja Belum Matikan Sinyal 3G di 2.000 Site, Ini Alasannya

Kompas.com - 25/04/2022, 07:08 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler XL Axiata mengatakan bahwa proses suntik mati jaringan 3G miliknya sudah mendekati rampung. Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan proses ini sudah 96 persen selesai.

Gede mengatakan, saat ini diperkirakan masih tersisa sekitar 2.000 site 3G yang belum dimatikan.

XL awalnya menargetkan proses suntik mati jaringan 3G selesai pada akhir Maret lalu. Rencana tersebut belum dapat terwujud karena jumlah pelanggan yang masih cukup banyak.

Menurut Gede, sinyal 3G belum dimatikan di ribuan site tersebut karena jumlah traffic layanan panggilan suara (voice) 3G di wilayah tersebut masih besar.

"Kami tidak mau kehilangan subscriber, terutama voice karena ARPU-nya besar. Kalau data, misalnya, Rp 50.000 sudah cukup untuk satu bulan. Kalau voice, kadang mereka bisa Rp 100.000 sampai Rp 200.000," kata Gede saat ditemui di wilayah Jakarta Selatan, Jumat (22/4/2022).

Gede menambahkan, para pelanggan 3G tersebut kemungkinan masih belum menggunakan handset 4G dan kartu SIM 4G. Sehingga apabila jaringan 3G tersebut dimatikan, traffic panggilan suara yang semula dilakukan di jaringan 3G, harus dialihkan ke jaringan 2G.

Menurut Gede, selama ini layanan voice atau panggilan suara diakomodasi oleh jaringan 2G dan 3G, sementara 4G hanya untuk layanan data.

Baca juga: 3 Cara Upgrade Kartu 3G ke 4G XL dengan Mudah Tanpa Ganti Nomor

Dalam proses "suntik mati" jaringan 3G ini, Gede mengatakan bahwa XL Axiata terus melakukan pendekatan secara perlahan agar migrasi berjalan dengan lancar.

"Semua bergerak (pendekatannya), bukan hanya tim network, tapi juga tim marketing," kata Gede.

Gede menambahkan, frekuensi yang semula digunakan untuk jaringan 3G, nantinya akan dialihkan untuk 4G. XL sendiri memiliki lebar pita 5 MHz di frekuensi 2.100 MHz untuk menggelar 3G.

Baca juga: XL Bikin Program Tukar HP Lama dengan Paket Internet Seumur Hidup

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.