Kompas.com - 28/04/2022, 09:15 WIB

KOMPAS.com - Kasus diskriminasi yang diterima penyandang disabilitas saat mengikuti proses rekrutmen di Grab Indonesia viral di media sosial. Seorang ayah menceritakan anaknya yang merupakan penyandang tuli mendapat perlakuan tidak baik saat hendak memenuhi panggilan wawancara kerja di Grab Indonesia.

Setelah cerita ini viral, Grab Indonesia kemudian melakukan investigasi. Chief Communication Officer of Grab Indonesia Mayang Schreiber mengonfirmasi bahwa kasus tersebut benar terjadi pada Selasa (26/4/2022).

"Grab menemukan terjadinya kesalahan prosedural di lapangan, dan untuk itu menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada beliau atas kejadian yang dialami," ujar Mayang dalam pernyataan resmi, dikutip KompasTekno dari laman resmi Grab.com, Rabu (27/4/2022).

Baca juga: Viral Penyandang Disabilitas Dapat Perlakuan Tak Baik, ini Kata Grab Indonesia

"Dengan program rekrutmen mitra penyandang disabilitas yang telah berjalan selama 5 (lima) tahun, seharusnya kejadian ini dapat dihindari," imbuh Mayang.

Atas kejadian ini, Grab Indonesia memutuskan untuk membebastugaskan karyawan Grab yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Selain itu, Grab Indonesia juga akan menyampaikan permohonan maaf terhadap penyandang disabilitas yang mendapatkan perlakukan tidak baik tersebut, atau disebut Grab sebagai "calon mitra", secara langsung.

"Pihak calon mitra telah menyampaikan kesediaan untuk bertemu dengan perwakilan Grab Indonesia hari ini, 27 April 2022, sebagai bagian dari proses evaluasi dan koreksi kami," imbuh Mayang.

Baca juga: Setahun Covid-19, Ini Cerita Grab Indonesia Beradaptasi di Tengah Pandemi

Grab Indonesia juga akan berkoordinasi dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) demi meningkatkan layanan terhadap mitra tunarungu.

Mayang menambahkan, proses investigasi terkait peristiwa ini masih berlanjut, dan hasilnya akan dirilis ke publik paling lambat dalam tiga hari ke depan, terhitung mulai tanggal 27 April 2022.

Evaluasi sistem khusus penyandang disabilitas

Seiring dengan proses investigasi, Mayang juga mengatakan bahwa pihak Grab Indonesia akan turut memperbaiki sistem atau prosedur pendaftaran online untuk mitra penyandang disabilitas berbasis komunitas yang selama ini mereka jalankan.

Perbaikan-perbaikan tersebut antara lain mencakup:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.