Republik Afrika Tengah Jadikan Bitcoin sebagai Mata Uang Resmi

Kompas.com - 29/04/2022, 10:01 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Republik Afrika Tengah (Central Africa Republic/CAR) mengizinkan penggunaan bitcoin sebagai alat transaksi pembayaran yang legal alias sah.

Salah satu negara di pedalaman Afrika ini kini menjadi negara kedua yang melegalkan Bitcoin sebagai mata uang. Sebelumnya, negara yang melegalkan Bitcoin sebagai mata uang hanya El Savador.

Dalam keterangan resminya, anggota parlemen negara itu yakin mengadopsi Bitcoin sebagai alat tukar. Presiden Republik Afrika Tengah Faustin Archange Touadera juga telah menandatangani keputusan itu dan menetapkannya dalam undang-undang.

"Republik Afrika Tengah adalah negara pertama di Afrika yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran sah... Langkah ini menempatkan Republik Afrika Tengah sebagai negara paling berani dan paling visioner di dunia," kata Obed Namsio, Kepala Staf Pemerintahan Republik Afrika Tengah, dalam pernyataan resmi dikutip KompasTekno dari Euronews, Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Rekor Baru, Bitcoin Ke-19 Juta Berhasil Ditambang

Undang-undang yang ditandatangani presiden Republik Afrika Tengah itu mencakup aturan tentang pengguna hingga penggunaan mata uang kripto dalam pedagangan online dengan sistem blockchain.

Namsio juga menegaskan, pertukaran mata uang kripto di negaranya tidak dikenakan pajak.

Adapun mata uang yang selama ini berlaku di Republik Afrika Tengah yaitu Franc CFA. Jadi, setelah Bitcoin disahkan, negara tersebut menggunakan dua jenis mata uang.

Pro kontra penggunaan Bitcoin

Meski disahkan sebagai mata uang, penggunaan Bitcoin di Republik Afrika Tengah juga menuai pro dan kontra.

Mantan Perdana Menteri Republik Afrika Tengah Martin Ziguele yang kini menjadi anggota parlemen oposisi menilai bahwa penggunaan Bitcoin merupakan cara untuk terlepas dari mata uang Franc CFA.

"Undang-undang ini adalah cara untuk keluar dari franc CFA dengan dalih menggunakan (dua) mata uang bersamaan... Langkah ini menimbulkan pertanyaan, siapa yang diuntungkan?" ujarnya.

Baca juga: Ukraina Legalkan Bitcoin dkk

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,Euronews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.