Kompas.com - 19/05/2022, 12:31 WIB

KOMPAS.com - Produsen mobil tenaga listrik Tesla disebut bakal mulai berinvestasi di Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM Bahlil Lahadalia.

"Tesla insya Allah akan masuk ke Indonesia pada dua bagian investasi besar, pertama tentang ekosistem baterai mobil, dan yang kedua adalah mobilnya," ujar Bahlil dalam ajang "Road to G20: Investment Forum", dikutip KompasTekno dari Antaranews, Kamis (19/5/2022).

Bahlil mengatakan bahwa investasi Tesla di Indonesia kemungkinan besar akan dimulai pada tahun 2022 ini. Namun, ia belum menyebutkan tanggal pastinya, begitu juga nilai investasi yang bakal digelontorkan Tesla.

"Insya Allah (masuk) 2022 ini, tetapi saya belum bisa mengumumkan bulannya karena kami belum tanda tangan kesepakatan. (Informasi) besaran investasinya juga masih dirahasiakan. Yang jelas, investasi ini bagus (karena_ barang besar," imbuh Bahlil. 

Baca juga: Elon Musk Tertarik Kerja Sama dengan Indonesia lewat Tesla dan SpaceX

Meski informasi terkait waktu dan besaran investasi Tesla ini masih disimpan rapat-rapat, Bahlil mengumbar bahwa sebagian investasi Tesla nantinya bakal digelontorkan di wilayah Batang, Jawa Tengah, yang selama ini dipercaya bakal tempat pabrik baterai Tesla.

Adapun langkah Tesla untuk memulai investasinya di Indonesia, lanjut Bahlil, tak lepas dari pertemuan pemerintah Indonesia dengan pendiri dan CEO Tesla Elon Musk yang dilakukan sebanyak dua kali.

Pemerintah Indonesia bertemu Elon Musk

Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022).Dokumentasi Sekretariat Kabinet Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022).

Pertemuan pertama diawali dengan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ke pabrik Tesla di Austin, Texas, AS pada Senin (25/4/2022) lalu.

Kunjungan kerja Luhut tersebut bertujuan untuk "merayu" Tesla, supaya mereka mau bekerja sama dengan Indonesia. 

Baca juga: Apa itu SpaceX? Perusahaan Teknologi Elon Musk yang Dikunjungi Jokowi

Kerja sama yang dimaksud adalah terkait penyediaan dan pengolahan nikel sebagai bahan baku pembuatan sel baterai yang berlandaskan environment, social, dan governance (ESG).

Sementara itu, pertemuan kedua dimpimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang bertemu Musk di fasilitas produksi roket SpaceX di Boca Chica, Texas, AS pada Sabtu (14/5/2022) pekan lalu.

Menurut Jokowi, kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Luhut pada akhir April lalu.

"Tindak lanjut perintah saya untuk berbicara dengan Elon mengenai investasi, mengenai teknologi, mengenai inovasi, dan sekarang saya ke sini dan bertemu langsung dengan Elon untuk mendiskusikan kerja sama yang akan datang," ujar Jokowi kala itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.