CEO Yandex Mundur Setelah Kena Sanksi Uni Eropa

Kompas.com - 06/06/2022, 13:01 WIB
Penulis Lely Maulida
|

Tak hanya Volozh, beberapa eksekutif Yandex juga mundur belum lama ini akibat sanksi dari Uni Eropa.

Dilansir dari The Moscow Times, Wakil CEO Yandex - Tigran Khudaverdyan sebelumnya juga mengundurkan diri pada Maret lalu. Begitu pula dengan Kepala Eksekutif Yandex, Elena Bunina yang mundur dalam waktu yang sama akibat sanksi Uni Eropa.

Praktik ini turut berdampak pada saham perusahaan yang turun sekitar 6 persen.

Yandex sendiri merupakan raksasa pencarian di Rusia dan memiliki kantor pusat di Belanda. Pada kuartal IV-2021, perusahaan mengeklaim sudah mewakili 60 persen lebih pencarian internet di Rusia.

Baca juga: Mark Zuckerberg Dilarang Masuk ke Rusia Selamanya

Namun sejak invasi Rusia ke Ukraina, Yandex dituduh meminimalisasi sumber berita independen dalam hasil pencarian karena tekanan dari pemerintah Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.