Kompas.com - 07/06/2022, 07:10 WIB

KOMPAS.com - Kevin Aluwi mundur dari jabatannya sebagai CEO Gojek. Selanjutnya, Kevin Aluwi akan masuk komisaris GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia. Kevin juga melepaskan jabatannya sebagai Direktur GoTo.

Kevin Aluwi menggantikan posisi Caesar Sengupta di jajaran Dewan Komisaris GoTo. Namun posisi ini masih menunggu persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya digelar pada Selasa (28/6/2022).

"Kevin akan mendukung manajemen GoTo dalam mencapai visi dan misinya untuk mendorong kemajuan bagi para pengguna dan mitra di dalam ekosistem Perusahaan, serta masyarakat dimana GoTo beroperasi," demikian pernyataan GoTo melalui keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Laporkan Bug di Gojek Bisa Dapat Hadiah hingga Rp 74 Juta

Fokus kembangkan kendaraan listrik

Setelah menjabat komisaris GoTo, Kevin disebut akan fokus mendukung pengembangan kendaraan listrik di ekosistem Gojek.

Selain itu, Kevin Aluwi akan menjadi bagian dari anggota Dewan Komisaris Electrum, yang merupakan perusahaan patungan Gojek dan TBS Energi Utama, yang fokus pada pembangunan ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia.

Tak hanya mengembangkan kendaraan listrik, Kevin berkata akan mengeksplor bidang teknologi lainnya seperti web3, gaming dan climate tech. Namun tidak dijelaskan dengan rinci bagaimana wacana penerapan teknologi tersebut pada ekosistem GoTo.

"Dalam kapasitas sebagai komisaris nanti, saya akan terlibat di level strategis bersama dengan manajemen GoTo untuk memastikan tercapainya visi dan misi Perusahaan," kata Kevin dalam keterangan yang sama.

"Saya sangat ingin membangun teknologi yang bermanfaat yang dapat membuat dunia menjadi lebih baik. Beberapa area yang saya sangat tertarik dan akan eksplorasi lebih dalam adalah di bidang web3, gaming dan climate tech,” kata Kevin.

Baca juga: Mitra Driver Gojek Bakal Kebagian Saham Gratis dari GoTo

Setelah mendapat persetujuan para pemegang saham, peran Kevin sebagai CEO Gojek selanjutnya akan diemban oleh Andre Soelistyo, yang juga menjabat sebagai CEO GoTo.

Adapun Caesar Sengupta akan fokus membesarkan startup-nya, Arbo Works, dan tetap menjalankan perannya sebagai anggota Dewan Komisaris GoTo Financial.

Jika peran Kevin untuk memperkuat jajaran komisaris GoTo disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPS nanti, maka transisinya dari direksi ke dewan komisaris akan efektif berlaku pasa 28 Juni mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.