Kompas.com - 10/06/2022, 14:01 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Video game yang dimainkan secara kompetitif kini dikategorikan sebagai olahraga elektronik atau biasa yang disebut dengan e-sports.

Di Indonesia, e-sports sendiri bisa dibilang sedang "naik daun" dan tengah menjadi sorotan setelah pencapaian yang diraih timnas Indonesia cabang olahraga (cabor) e-sports di SEA Games 2021 beberapa waktu lalu.

Meski baru populer selama beberapa tahun belakangan, istilah e-sports sebenarnya sudah digunakan sejak tahun era 1950-an.

Diawali dari game tenis

Pada 1952, ilmuwan komputer bernama Alexander Shafto Douglas menciptakan sebuah game serupa "XOX" atau biasa disebut "Catur Jawa", sebagai ilustrasi interaksi antara sistem komputer dengan manusia.

Game tersebut dibuat sebagai tesis Alexander untuk mendapatkan gelar doktor. Game ini memungkinkan seseorang bermain secara kompetitif melawan "komputer" untuk pertama kalinya di dunia.

Sifat kompetitif di dalam game ini lantas berkembang dalam beberapa tahun berikutnya.

Pada tahun 1958, seorang ilmuwan komputer lainnya bernama William Higinbotham menciptakan sebuah game yang berjudul Tennis for Two.

Baca juga: Mengapa Main Game Dianggap Olahraga, Bahkan Dilombakan di SEA Games?

Game Tennis For Two.Mega Org Game Tennis For Two.
Seperti namanya, game ini mengizinkan dua orang manusia beradu kemampuan untuk mencetak skor dalam game tenis virtual, di mana pergerakan dan arah bola tenis dikontrol menggunakan joystick.

Nah, karena sifat kompetitif Tennis for Two, banyak yang menganggap bahwa game ini merupakan game yang masuk dalam kategori e-sports untuk pertama kalinya di dunia.

Turnamen e-sports pertama di dunia

Pada tahun-tahun berikutnya, game kompetitif yang bisa dimainkan oleh dua orang, alias multiplayer kian bertambah.

Salah satu yang populer adalah game Spacewar! yang diluncurkan pada 1962 lalu oleh ilmuwan komputer Steve Russel dan rekan-rekan sejawatnya.

Game yang berjalan di komputer ini memungkinkan dua orang pemain berlomba-lomba mengendarai pesawat luar angkasa tercepat.

Dalam game tersebut pemain akan menghadapi berbagai tantangan, seperti bahan bakar pesawat yang terbatas, hingga efek gravitasi yang berbahaya bagi pesawat luar angkasa.

Karena cukup populer, Universitas Stanford kemudian menggelar turnamen Spacewar! pada 1972 lalu.

Turnamen ini dijuluki dengan "Intergalactic Spacewar Olympics" dan diikuti oleh sekitar 24 orang.

Ilustrasi game Spacewar!.Polygon Ilustrasi game Spacewar!.
Kompetisi ini, yang berhadiah berlangganan gratis majalah "Rolling Stones" selama satu tahun, lantas disebut-sebut sebagai kompetisi e-sports pertama yang pernah ada di dunia.

Baca juga: Bukan Game MOBA atau FPS, Ini Game Pertama yang Dipertandingkan di Turnamen E-sports

Skema kompetitif melalui daftar skor tertinggi

E-sports kemudian semakin berkembang pada era 1970-an, saat konsol game pertama di dunia yang bisa disambungkan ke TV yaitu Magnavox Odyssey, meluncur pada 1972.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber ISPO


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.