Coinbase PHK 1.100 Karyawan Dampak Harga Kripto Anjlok

Kompas.com - 16/06/2022, 11:30 WIB

KOMPAS.com - Platform perdagangan dan dompet kripto, Coinbase akan memangkas seperlima karyawannya, menyusul penurunan harga dan penurunan volume perdagangan uang kripto belakangan ini.

Tak tanggung-tanggung, 1.100 karyawan Coinbase akan terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Padahal pada akhir tahun 2021, jumlah karyawan Coinbase meningkat pesat dari 3.730 menjadi 6.000 orang.

CEO Coinbase, Brian Armstrong berkata bahwa pemangkasan karyawan dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kestabilan perusahaan di tengah perekonomian yang menurun.

"Hari ini saya membuat keputusan sulit untuk mengurangi tim sekitar 18 persen guna memastikan kami tetap sehat selama penurunan ekonomi ini," kata Armstrong dikutip KompasTekno dari blog Coinbase, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Dompet Mata Uang Kripto Coinbase Resmi Melantai di Bursa Saham

"Tim kami berkembang sangat cepat (lebih 4x dalam 18 bulan terakhir) dan biaya karyawan kami terlalu tinggi untuk mengelola pasar yang tidak pasti ini secara efektif. Keputusan yang kami ambil hari ini akan memungkinkan kita untuk lebih percaya diri melalui periode ini bahkan jika berkepanjangan," imbuhnya.

Karyawan yang terdampak PHK akan mendapat pemberitahuan dari tim HR perusahaan karena mereka tak lagi mendapat akses ke sistem internal. Meski demikian, mereka memiliki akses ke pusat bakat, guna menemukan pekerjaan baru di industri kripto, termasuk Coinbase Ventures.

Platform kripto lain juga PHK karyawan

Sebagai platform perdagangan dan dompet kripto, Coinbase memungkinkan pedagang ritel menjual aset digitalnya. Sekitar empat per lima pendapatan Coinbase selama kuartal pertama diperoleh dari perdagangan ritel. Sayangnya volume perdagangan kripto anjlok, menyusul harganya yang menyusut.

Pantauan KompasTekno dari CoinMarketCap, hingga kini harga kripto terus turun. Misalnya Bitcoin yang diperdagangkan seharga 20.372 dollar AS (Rp 300 juta) per keping, turun 33.04 persen dalam sepekan. Harga Ethereum kini menjadi 1.037 dollar AS (Rp 15,2 juta) per keping koin, turun 42,54 persen dalam sepekan dan Tether seharga 0,9984 dollar AS (Rp 14.700) per keping koin, turun 0,11 persen dalam sepekan terakhir.

Baca juga: Apa Itu Coinbase, Dompet Kripto Pertama yang Lakukan IPO

Saham Coinbase sepanjang tahun ini juga ambles 79 persen karena prospek investor memburuk.

Tak hanya Coinbase, platform pertukaran cryptocurrency Gemini dan Crypto.com serta platform pemberi pinjaman kripto BlockFi juga melakukan PHK karyawan. Perusahaan itu sudah mengumumkan rencananya untuk memberhentikan sebagian besar karyawan dalam beberapa pekan terakhir, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Financial Times.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.