Pasar Smartphone Indonesia Turun 17,3 Persen, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 17/06/2022, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan riset International Data Corporation (IDC) merilis laporan baru terkait pasar smartphone Indonesia kuartal I-2022.

Menurut riset IDC untuk periode tersebut, jumlah pengiriman smartphone di Indonesia terbilang lesu, karena turun dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Jumlah pengiriman smartphone pada I-2022 tercatat sebanyak 8,9 juta unit, turun 17,3 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu (year on year/YoY) yaitu sebesar 10,8 juta.

Jumlah ini juga turun 13,1 persen jika dibandingkan dengan pengiriman smartphone di pasar Indonesia pada kuartal IV-2021.

Baca juga: IDC: 5 Besar Vendor Smartphone di Indonesia 2021, Oppo Teratas

Menurut IDC, penurunan pengiriman tersebut disebabkan oleh rendahnya daya beli masyarakat karena peningkatan harga barang seperti bensin dan komoditas lain seperti smartphone.

Penyebab lainnya yaitu kurangnya pasokan smartphone entry-level karena kendala pasokan chipset 4G low-end.

"Drastisnya penurunan ketika dibandingkan secara YoY disebabkan karena adanya normalisasi jumlah permintaan setelah meredanya faktor pendorong pertumbuhan yang terkait dengan pandemi. Kombinasi dari beberapa faktor inilah yang memberikan teknanan tambahan pada kuartal yang biasanya rendah secara musiman," tulis IDC dalam keterangan yang diterima KompasTekno, Kamis (16/6/2022).

Diramal turun karena kenaikan PPN

Pada kuartal selanjutnya atau kuartal II-2022, IDC memperkirakan pengiriman smartphone di pasar Indonesia juga akan susut jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021.

Sebab, meskipun momen Ramadan mendongkrak pengiriman, naiknya PPN dari 10 persen menjadi 11 persen sejak April lalu turut berdampak pada kenaikan harga barang.

“Kenaikan harga diperkirakan akan memberikan tekanan lebih pada daya beli masyarakat. Di sisi lain, ada kemungkinan vendor tidak dapat menyerap kenaikan harga jika melewati batas tertentu. Hal ini berpotensi meningkatkan harga jual rata-rata,” ujar Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst, IDC Indonesia.

Baca juga: Riset IDC: Samsung Vendor Ponsel Nomor Satu Dunia 2021

Secara umum, IDC juga memprediksi bahwa jumlah pengiriman smartphone pada tahun ini akan sama seperti tahun 2021. Adapun pada tahun 2021, total pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 40,9 juta unit, naik 11 persen dibanding tahun 2020.

5 besar vendor ponsel Indonesia

Dalam laporan yang sama, IDC juga merangkum daftar vendor ponsel terbesar kuartal I-2022. Menariknya, Samsung menempati posisi teratas dari daftar tersebut, mengalahkan Oppo yang beberapa menempati posisi tersebut selama beberapa kuartal hingga kuartal IV-2021.

Menurut IDC, Samsung mengirimkan total 2,1 juta unit pada kuartal I-2022 dan membukukan pangsa pasar 23,3 persen. Angka ini tumbuh 2,9 persen dibanding kuartal yang sama pada 2021, dengan pengiriman 2 juta unit dan pangsa pasar 18,7 persen.

Baca juga: Riset IDC: Pengiriman Ponsel Turun, Samsung Nomor Satu Dunia

Posisi selanjutnya ditempati oleh Oppo dengan pengiriman 1,8 juta unit, Vivo 1,5 juta unit, Xiaomi 1,3 juta unit dan Realme 1,1 juta unit.

Berikut daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia kuartal I-2022 menurut IDC:

Vendor Pangsa pasar (kuartal I-2022)
Samsung 23,2 persen
Oppo

20,2 persen

Vivo 17,1 persen
Xiaomi 14,6 persen
Realme 12,3 persen
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.