Kompas.com - 21/06/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Sejak diperkenalkan pada 2007, iPhone sudah banyak berevolusi. Pionir smartphone itu membawa fitur-fitur canggih ke genggaman penggunanya dari waktu ke waktu.

Namun, siapa sangka, iPhone generasi pertama ternyata tak memiliki fitur yang tampak sepele namun dibutuhkan pengguna, yaitu salin dan tempel alias copy-paste.

Setelah hampir 15 tahun berlalu, mantan engineer dan perancang perangkat lunak Apple, Ken Kocienda pun akhirnya buka suara terkait hal tersebut. Bergabung dengan Apple pada 2001, Kocienda menjadi salah satu orang kunci di balik iPhone.

Baca juga: Kisah iPhone Generasi Pertama yang Diremehkan dan Ditertawakan Kompetitor

Kocienda mengungkapkan, alasan utama iPhone generasi pertama tak dibekali fitur copy-paste adalah karena tak ada waktu bagi para engineer Apple kala itu untuk mengembangkan dan menyertakan fitur copy-paste pada iPhone pertama.

Bila kilas balik ke belakang, iPhone sendiri dilaporkan membutuhkan waktu pengembangan selama dua setengah tahun.

Selama proses itu, para engineer Apple sibuk membuat keyboard virtual dengan sistem koreksi otomatis (autocorrect). Karena pada 2000-an, smartphone dengan layar sentuh masih langka.

Meski tak memiliki fitur copy-paste, iPhone generasi pertama tetap disebut sengai pionir smartphone karena menjadi satu-satunya ponsel yang dibekali dengan layar sentuh dan mendukung jaringan selular 2G.

Baca juga: Meroketnya Harga iPhone Generasi Pertama

Copy-paste hadir di iPhone pada 2009

Fitur copy-paste di iPhone 3G S. Pengguna dapat memilih teks yang ingin disalin. Teks pun akan muncul di pembesar teks (magnifying text loupe) sehingga pengguna dapat secara akurat memilih teks yang ingin disalin.YouTube/Samz222 Fitur copy-paste di iPhone 3G S. Pengguna dapat memilih teks yang ingin disalin. Teks pun akan muncul di pembesar teks (magnifying text loupe) sehingga pengguna dapat secara akurat memilih teks yang ingin disalin.
Setelah iPhone pertama diperkenalkan pada 9 Januari 2007, para insinyur Apple baru mulai mengembangkan fitur copy-paste. Namun, fitur ini tidak langsung tersedia pada iPhone generasi kedua.

Sebab, menurut Kocienda, para insinyur harus membuat pembesar teks (magnifying text loupe) dan log riwayat sentuh.

Dengan teknologi tersebut, sistem secara otomatis mendeteksi posisi jari pengguna pada milidetik setelah sentuhan terakhir, sehingga kursor tetap berada di tempat yang diinginkan pengguna.

Teknologi pembesar teks dan log riwayat sentuh inilah yang memungkinkan pengguna iPhone bisa lebih mudah memilih tulisan yang ingin disalin dan ditempel.

Baca juga: 15 Tahun Lalu, iPhone Pertama Kali Diperkenalkan di Atas Panggung

Apple baru resmi menyertakan fitur copy-paste secara bawaan di iPhone 3G S yang dirilis 19 Juni 2009. iPhone generasi ketiga itu yang menjalankan sistem operasi iPhone OS 3.0.

Ketika itu, fitur copy-paste menjadi salah satu fitur unggulan pada iPhone 3G S. Sehingga Apple bahkan membuat iklan TV yang menyoroti fitur baru copy-paste itu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari 9to5Mac, Selasa (21/6/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber 9to5mac
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.