Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa E-mail Bisa Masuk ke Spam di Gmail? Ini 5 Penyebabnya

Kompas.com - 25/06/2022, 14:15 WIB
Zulfikar Hardiansyah

Penulis

KOMPAS.com - Di platform dengan layanan surat elektronik (e-mail) Gmail, idealnya saat pesan e-mail dikirim maka bakal diterima atau masuk ke folder Inbox (Kotak Masuk). Lewat Inbox, pengguna bisa kemudian membaca dan membalas kiriman e-mail.

Namun, terkadang kondisinya tidak seideal itu. Terdapat beberapa kondisi tertentu yang membuat e-mail tidak dapat masuk ke folder Inbox atau Kotak Masuk. E-mail yang dikirim justru diterima di folder Spam pada Gmail.

Baca juga: Cara Mengetahui Password Gmail via Browser Laptop

Mungkin sebagian dari Anda juga pernah mengalami masalah e-mail masuk ke Spam di Gmail. Saat e-mail masuk ke Spam, bakal cukup merepotkan pengguna apabila isi pesan di dalamnya cukup penting dan butuh waktu respons yang cepat.

Lantas, kenapa pesan e-mail masuk ke Spam? Perlu diketahui, istilah Spam sendiri mengacu pada aktivitas pengguna dengan mengirim pesan secara masif dan bertubi-tubi, sehingga merugikan pengguna lain.

Dengan pengertian istilah tersebut, folder Spam di Gmail itu didedikasikan untuk mengelompokan beberapa e-mail yang terdeteksi sebagai pesan berbahaya atau terdapat kejanggalan di dalamnya, sehingga berpotensi merugikan Anda.

Gmail biasanya bakal mendeteksi pesan e-mail yang bisa merugikan pengguna, lalu memasukkannya secara otomatis ke folder Spam. Namun, kadang terdapat e-mail yang tidak memiliki kecenderungan membahayakan, tapi tetap masuk ke folder Spam.

Dikutip dari laman resmi dukungan Google, setidaknya terdapat lima penyebab kenapa e-mail masuk ke Spam di Gmail. Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan KompasTekno di bawah ini.

Penyebab e-mail masuk ke Spam di Gmail

1. Pesan ditandai sebagai Spam oleh pengguna

Selain dideteksi otomatis oleh Gmail, Anda juga bisa secara manual untuk memasukkan sebuah e-mail yang masuk ke folder Spam. Saat Anda membuka e-mail di Inbox Gmail, terdapat opsi “Laporkan Spam”.

Bila opsi tersebut dipilih, entah dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja, e-mail bakal otomatis dipindah dari folder Inbox ke Spam di Gmail.

2. E-mail dengan isi pesan kosong

Penyebab e-mail masuk ke Spam bisa terjadi karena tidak terdapat isi pesan apapun di dalamnya alias kosong. Gmail dapat mendeteksi e-mail seperti itu sebagai Spam berdasar perilaku yang kerap dilakukan oleh Spammer (orang yang mengirim pesan Spam).

Spammer dikatakan Google sering mengirim pesan kosong untuk memeriksa apakah alamat e-mail yang dipakai pengguna itu valid dan aktif. Setelah itu, Spammer bakal mengirim pesan Spam ke alamat e-mail tersebut.

Baca juga: Cara Log Out Akun Google dari Laptop Orang Lain Lewat HP Android dan iPhone

3. E-mail dengan isi pesan phising

Selain e-mail dengan isi pesan kosong, Gmail juga dapat mendeteksi e-mail dengan isi pesan phising, yang mengelabui pengguna agar mau membagikan informasi data pribadi, seperti kata sandi, nomor rekening, nomor kartu kredit, dan sebagainya.

Bila terdapat e-mail dengan isi pesan tersebut masuk ke Anda maka Gmail bakal menandai dan memasukkannya ke folder Spam.

4. E-mail dari pengirim palsu

Penyebab e-mail masuk ke Spam juga bisa diakibatkan karena pengirim dideteksi menggunakan alamat palsu untuk mengirim pesan. Alamat e-mail yang digunakan oleh pengirim itu, hampir menyerupai alamat e-mail milik salah satu dari daftar kontak Anda.

Misalnya, terdapat alamat email “rudi@gmail.com” di daftar kontak Anda, lalu terdapat pesan masuk dari alamat e-mail yang menyerupainya, “rud1@gmail.com”.

Dengan terdapat pergantian huruf “i” menjadi angka “1”, pesan yang dikirim melalui tiruan dari alamat e-mail tersebut bakal dideteksi sebagai Spam oleh Gmail.

5. Berhenti langganan e-mail dari kanal tertentu

Beberapa kanal digital, seperti portal berita online, biasanya menyediakan layanan langganan kiriman pesan e-mail ke pengguna secara otomatis. Dengan berlangganan e-mail, pengguna bisa mendapat informasi terbaru.

Baca juga: 5 Tips Membuat Password yang Kuat biar Akun Medsos Tak Mudah Dibobol

Namun, saat pengguna memutuskan berhenti berlangganan e-mail dari kanal tersebut, tapi tetap saja dikirim pesan, Gmail bisa mendeteksi dan memasukkannya ke folder Spam. Itulah penjelasan seputar penyebab e-mail masuk ke Spam di Gmail, semoga bermanfaat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com