Kompas.com - Diperbarui 12/07/2022, 08:25 WIB

KOMPAS.com - Sosok pendiri Alibaba Group, Jack Ma, kini cukup sulit ditelusuri sejak dikabarkan menghilang pada awal tahun 2021 lalu, setelah mengkritik pemerintah China.

Baru-baru ini, kabar terbaru Jack Ma terungkap. Melansir South China Morning Post (SCMP), Jack Ma diketahui mengunjungi Wageningen University & Research (WUR), universitas yang tersohor dengan studi pertaniannya di Belanda.

Dari foto yang diunggah situs resmi kampus, tampak sosok Jack Ma (kiri) mengenakan atasan putih, tangan bersedekap dada, dengan salah satu tangannya memegang dagu, seolah sedang serius memerhatikan penjelasan lawan bicara.

Jack Ma kunjungi Wageningen University & Research (WUR) BelandaWUR Jack Ma kunjungi Wageningen University & Research (WUR) Belanda

Kunjungan ini disebut berlangsung 2 Juli lalu. Jack Ma kabarnya ingin mempelajari cara meningkatkan produksi pangan dan mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang peternakan, serta perikanan berkelanjutan. Tujuannya adalah agar bisa mengembangkan pertanian dan pangan termasuk di gurun Gobi yang terletak di bagian selatan Mongolia, China.

Baca juga: Drama Jack Ma, Kritik Pemerintah, Diisukan Tewas, hingga Muncul di Video 50 Detik

Di Wageningen University & Research, Jack Ma turut mengunjungi rumah kaca berteknologi mutakhir. Menurut situs web kampus itu, pria berusia 57 tahun tersebut juga mengunjungi Netherland Plant Eco-Penotyping Centre.

WUR juga menyebutkan bahwa Jack Ma memiliki keinginan untuk menjadikan bidang pertanian lebih menarik bagi generasi muda. Dia lantas akan menjajaki peluang kerja sama dengan WUR dalam kunjungan selanjutnya.

Minat Jack Ma pada bidang pertanian sendiri sebenarnya bukan hal baru. Sebab pada Oktober 2021, Ma juga melakukan perjalanan ke Eropa untuk menambah pengetahuan tentang sektor pertanian.

Baca juga: Lama Menghilang, Begini Kabar Terbaru Jack Ma

Saat itu, Jack Ma mengunjungi beberapa lembaga penelitian dan perusahaan di Belanda dan negara-negara Eropa lainnya yang fokus pada infrastruktur pertanian, perawatan tanaman, dan SDM pertanian.

Orang terkaya kelima versi Forbes itu terinspirasi dari Eropa dan meyakini bahwa kombinasi tekologi komputasi cloud Alibaba, analisis big data, dan kecerdasan buatan (AI) akan menciptakan potensi luar biasa untuk memodernisasi pertanian di China.

Mengasingkan diri dari publik

Jack Ma, awalnya kerap muncul di publik menyampaikan pendapat atau gagasannya. Namun pada Oktober 2020 di Shanghai, Ma mengkritik sistem keuangan konvensional China. Kritikan itu lantas direspons dengan investigasi pemerintah China terhadap perusahaan milik Jack Ma.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.