Mulai 17 Juli, Begini Cara Cek Lokasi Vaksin Booster Online untuk Syarat Naik Kereta Jarak Jauh

Kompas.com - 16/07/2022, 12:15 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah kembali memperketat syarat naik kereta api, khususnya pada kereta api jarak jauh atau antarkota. Secara umum, masyarakat diwajibkan untuk telah mendapat vaksin booster atau vaksin dosis ketiga supaya bisa naik kereta api jarak jauh.

Untuk syarat spesifik, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 (72/2022) tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Cara Cek Lokasi Penjual Minyak Goreng Rp 14.000 Secara Online

Dalam surat edaran yang bakal diberlakukan mulai 17 Juli mendatang, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan darat menggunakan kereta api jarak jauh wajib memenuhi beberapa syarat sebagai berikut.

Syarat naik kereta api terbaru

  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) on-site saat keberangkatan;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukan hasil tes negatif RT-PCR atau rapid test antigen;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang berusia di bawah 6 (enam) tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat;
  • Setiap pelaku perjalanan dengan moda transportasi perkeretaapian wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan.

Dari syarat naik kereta api di atas, masyarakat yang telah mendapat vaksin dosis ketiga nantinya bisa langsung melanjutkan perjalanan, tanpa harus menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Dengan syarat seperti itu, sebaiknya segera melakukan vaksinasi dosis ketiga ke lokasi terdekat. Lantas, bagaimana cara cek lokasi vaksin booster?

Untuk cek lokasi vaksin booster terdekat, caranya cukup mudah. Cek lokasi vaksin booster bisa dilakukan secara online via aplikasi Google Maps, begini penjelasan caranya.

Cara cek lokasi vaksin booster via Google Maps

  • Buka Google Maps melalui situs website atau aplikasi yang sudah terinstal di ponsel.
  • Setelah Google Maps terbuka, silakan ketik kata kunci “lokasi vaksin Covid terdekat” atau “lokasi vaksin terdekat dari lokasi saya” di kolom pencarian.
  • Google Maps akan secara otomatis menampilkan informasi mengenai beberapa pilihan lokasi vaksin terdekat.
  • Dari informasi itu, lokasi vaksin terdekat kemudian bisa dikunjungi.

cara cek vaksin via google mapsKompas.com/soffyaranti cara cek vaksin via google maps

Informasi yang ditampilkan di Google Maps tak hanya berisi mengenai pilihan lokasi vaksin terdekat, tapi kadang juga terdapat nomor telepon dari penyelenggara vaksinasi. Silakan hubungi nomor penyelenggara untuk memastikan ketersediaan vaksin booster.

Jika tidak terdapat nomor teleponnya di Google Maps, informasi ketersedian vaksin booster juga bisa mencari akun media sosial milik penyelenggara tersebut.

Selain cara di atas, cek lokasi vaksin booster juga bisa dilakukan dengan mengunjungi situs web PeduliLindungi, berikut adalah caranya.

Cara cek lokasi vaksin booster via website PeduliLindungi

  • Kunjungi situs web ini https://www.pedulilindungi.id/ 
  • Cari kolom “Temukan Fasilitas Kesehatan yang Melayani Vaksinasi COVID-19” dan ketuk opsi “Cari”.
  • Masukkan informasi alamat domisili seperti nama provinsi, kota/kabupaten, dan kecamatan.
  • Selanjutnya, situs web PeduliLindungi bakal menampilkan daftar lokasi terdekat penyelenggara atau fasilitas kesehatan (faskes) yang menyediakan layanan vaksinasi.
  • Untuk memastikan keterangan ketersediaan vaksin dosis ketiga, silakan hubungi faskes tersebut, bisa melalui akun media sosial miliknya.

Ilustrasi cara cek lokasi vaksin via website PeduliLindungiKOMPAS.com/Zulfikar Ilustrasi cara cek lokasi vaksin via website PeduliLindungi

Baca juga: Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan KPR

Sebagai informasi tambahan, syarat naik kereta api tidak hanya melampirkan bukti vaksinasi, tapi juga terdapat ketentuan lainnya, seperti mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker medis.

Untuk syarat naik kereta api yang lebih lengkap. silakan kunjungi tautan ini. Demikianlah cara cek lokasi vaksin booster secara daring via Google Maps dan website PeduliLindungi, buat lengkapi syarat naik kereta api jarak jauh, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tokopedia Klaim Punya 10 Juta Penjual, Ini 5 Daerah dengan Peningkatan Tertinggi

Tokopedia Klaim Punya 10 Juta Penjual, Ini 5 Daerah dengan Peningkatan Tertinggi

e-Business
Microsoft Akui Penjualan Xbox One Jauh di Bawah PlayStation 4

Microsoft Akui Penjualan Xbox One Jauh di Bawah PlayStation 4

e-Business
Macam–macam Fitur Group Illustration di Microsoft Word 2010

Macam–macam Fitur Group Illustration di Microsoft Word 2010

Internet
Target Jadi Nomor 1 di Indonesia, Realme Kini Terlempar dari 5 Besar

Target Jadi Nomor 1 di Indonesia, Realme Kini Terlempar dari 5 Besar

e-Business
Penyebab dan Cara Mengatasi Sertifikat Pelatihan Tidak Muncul di Dashboard Prakerja

Penyebab dan Cara Mengatasi Sertifikat Pelatihan Tidak Muncul di Dashboard Prakerja

e-Business
Ini Alasan Samsung Galaxy Z Flip4 5G Cocok untuk Anak Muda yang Gemar Bikin Konten

Ini Alasan Samsung Galaxy Z Flip4 5G Cocok untuk Anak Muda yang Gemar Bikin Konten

Gadget
Terlempar dari 5 Besar Indonesia, Realme Anggap Lumrah

Terlempar dari 5 Besar Indonesia, Realme Anggap Lumrah

e-Business
Analisis Mengapa Induk Infinix Bisa Tendang Realme dari 5 Besar Indonesia

Analisis Mengapa Induk Infinix Bisa Tendang Realme dari 5 Besar Indonesia

Gadget
Macam–macam Software Pengolah Angka atau Spreadsheet

Macam–macam Software Pengolah Angka atau Spreadsheet

Internet
Microsoft Tuduh Sony Bayar Pengembang untuk Cegah Game Masuk ke Xbox Game Pass

Microsoft Tuduh Sony Bayar Pengembang untuk Cegah Game Masuk ke Xbox Game Pass

e-Business
Vivo V25 dan Vivo V25 Pro Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya

Vivo V25 dan Vivo V25 Pro Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya

Gadget
Harga Poco F4 dan Poco F4 GT Diskon hingga Rp 177.000

Harga Poco F4 dan Poco F4 GT Diskon hingga Rp 177.000

Gadget
Meriahkan HUT RI, Oppo Reno8 Series Buktikan Hasil Kameranya di Pameran 77 Portrait Anak Bangsa

Meriahkan HUT RI, Oppo Reno8 Series Buktikan Hasil Kameranya di Pameran 77 Portrait Anak Bangsa

BrandzView
Pengertian Cover Page, Page Break, Blank Page di Word

Pengertian Cover Page, Page Break, Blank Page di Word

Software
Jadwal MPL ID S10 Pekan Kedua, Ada Laga RRQ Hoshi Vs Onic Esports

Jadwal MPL ID S10 Pekan Kedua, Ada Laga RRQ Hoshi Vs Onic Esports

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.