Kompas.com - 01/08/2022, 10:30 WIB

Keempat belas platform tersebut adalah sebagai berikut:

  • Roblox
  • Opera
  • LinkedIn
  • PayPal
  • Amazon.com
  • Alibaba.com
  • Yahoo
  • Bing
  • Steam
  • Dota
  • Epic Games
  • Battle Net
  • Origin
  • Counter-Strike

Nah, 14 platform digital itulah yang diberikan sanksi administrasi.

Sanksi pertama berupa surat teguran. Diberitakan sebelumnya, surat teguran dari Kominfo itu berlaku selama 5 hari kerja, mulai Senin 25 Juli hingga Jumat 29 Juli.

Bila belum juga mendaftarkan diri setelah dikirimi surat teguran, 14 platform digital tadi bakal dianggap ilegal. Akibatnya, akses layanannya diblokir di Indonesia mulai Sabtu 30 Juli 2022.

Masalahnya, hingga Jumat 29 Juli, 7 dari 14 PSE Lingkup Privat terpopuler di atas, yang meliputi Yahoo, PayPal, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, dan Origin belum juga mendaftarkan diri ke Kominfo.

Sedangkan, sisa 7 platform lainnya macam LinkedIn dan Bing sudah mendaftarkan diri sehingga aman dari sanksi administratif.

Karena belum mendaftar hingga 29 Juli, sesuai rencana, Kominfo pun memblokir akses ketujuh platform digital tersebut di Indonesia pada Sabtu 30 Juli 2022.

Sederhananya, Yahoo, PayPal, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, dan Origin diblokir karena termasuk dalam kategori 100 platform digital terpopuler di Indonesia yang belum melakukan pendaftaran ke Kominfo.

Baca juga: Media Asing Soroti Pemblokiran Steam, Paypal, dkk oleh Kominfo di Indonesia

Sanksi bakal lanjut dikenai pada 1.000 dan 10.000 platform terbesar di Indonesia

Sebenarnya, masih banyak platform digital populer lain yang belum mendaftarkan diri ke Kominfo. Misalnya, platform digital populer penunjang kerja macam Slack, Trello, Canva, Figma, GitLab, GitHub, Microsoft Office, dan lainnya.

Platform tersebut belum diblokir karena tidak termasuk 100 PSE dengan traffic terbesar di Indonesia.

Namun, ke depannya, Kominfo memastikan bakal memberikan sanksi administrasi pada platform digital lain di luar 100 PSE terpopuler di Indonesia.

Pihak Kominfo bakal lanjut melakukan rekapitulasi terhadap 1.000 kemudian 10.000 PSE dengan traffic terbesar yang belum mendaftarkan diri.  Lalu, Kominfo bakal melayangkan surat teguran yang sama serta melakukan pemblokiran pada platform yang belum mendaftar.

Kominfo sendiri belum merinci jadwal rekapitulasi terhadap 1.000 dan 10.000 PSE dengan traffic terbesar yang belum mendaftarkan diri ke Kominfo itu. Pun, terkait jadwal penerapan sanksi administratif bagi kategori 1.000 dan 10.000 PSE dengan traffic terbesar yang belum mendaftarkan diri.

Baca juga: Kabar Baik untuk Gamer, Steam, Dota, dan Counter Strike sedang Proses Daftar PSE Kominfo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.