Siapa Saja yang Wajib Daftar PSE di Indonesia? Ini Rincian Kategorinya

Kompas.com - 02/08/2022, 12:15 WIB

KOMPAS.com- Sebagaimana santer dibicarakan akhir-akhir ini, PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) Lingkup Privat, seperti Google, WhatsApp, Steam, atau Epic Games, wajib mendaftarkan layanannya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Di sisi lain, pendaftaran PSE di Indonesia sejatinya tak hanya diwajibkan untuk platform digital dari perusahaan swasta, seperti yang tertera di atas. Lantas, siapa yang harus mendaftar PSE di Indonesia?

Baca juga: Apa Itu Kebijakan PSE yang Bikin Google, Facebook, WhatsApp dkk Terancam Diblokir di Indonesia?

Pihak yang wajib melakukan pendaftaran PSE

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 (PP 71/2019), pendaftaran PSE wajib dilakukan oleh setiap pihak yang menyelenggarakan sistem elektronik di Indonesia, baik dari negara (badan publik) maupun pihak swasta.

Pada PP 71/2019, PSE sendiri terbagi menjadi dua kategori, yakni PSE Lingkup Privat dan PSE Lingkup Publik. Dua kategori PSE tersebut didefinisikan pada Pasal 1, dengan penjelasan sebagai berikut:

  • PSE Lingkup Publik: Penyelenggaraan sistem elektronik oleh instansi negara atau institusi yang ditunjuk oleh instansi negara. Contoh sistem elektronik dari PSE Lingkup Publik adalah situs web dengan domain “.go.id”, seperti “bpjs-ksehatan.go.id”.
  • PSE Lingkup Privat: Penyelenggaraan sistem elektronik oleh orang, badan usaha, dan masyarakat. Contoh sistem elektronik dari PSE Lingkup Privat adalah situs web dengan domain selaim “.go.id”, misalnya “www.whatsapp.com”.

Lebih lanjut pada Pasal 2 ayat 3 dan 4, pihak yang tergolong dalam PSE Lingkup Publik ditegaskan kembali meliputi, instansi negara dan institusi yang ditunjuk negara, namun bukan termasuk otoritas pengatur dan pengawas sektor keuangan.

Sedangkan penjabaran pihak yang tergolong dalam PSE Lingkup Privat, tercantum pada Pasal 2 ayat 5 huruf a dan b, dengan rincian sebagai berikut:

  • PSE yang diatur/diawasi oleh kementerian atau lembaga berdasarkan ketentuan perundang-undangan.
  • PSE yang memiliki portal, situs, atau aplikasi dalam jaringan melalui internet yang dipergunakan untuk:
    • Menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan penawaran dan/atau perdagangan barang dan/atau jasa;
    • Menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan transaksi keuangan;
    • Pengiriman materi/muatan digital berbayar melalui jaringan data, baik dengan cara unduh melalui portal atau situs, pengiriman lewat suara elektronik, atau melalui aplikasi lain ke perangkat pengguna;
    • Menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi, meliputi namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan dalam bentuk platform digital, layanan jejaring, dan media sosial;
    • Layanan mesin pencari, layanan penyediaan informasi elektronik yang berbentuk tulisan, suara, gambar, animasi, musik, video, film, dan permainan atau kombinasi dari sebagian dan/atau seluruhnya; dan/atau
    • Pemrosesan data pribadi untuk kegiatan operasional melayani masyarakat yang terkait dengan aktivitas transaksi elektronik.

Setiap kategori PSE di atas, baik PSE Lingkup Publik dan PSE Lingkup Privat memiliki kewajiban untuk mendaftarkan layanan atau sistem elektroniknya, sebagaimana tertuang pada Pasal 6 PP 71/2019.

Sementara itu, kendati PSE dari badan publik dan swasta sama-sama wajib mendaftar, namun keduanya memiliki tata cara yang berbeda.

Tata cara pendaftaran PSE Lingkup Publik dan Privat masing-masing diatur dalam kebijakan turunan PP 71/2019, yakni Peraturan Menteri Kominfo Nomor 10 Tahun 2015 atau Permenkominfo 10/2015 dan Permenkominfo 5/2020.

Baca juga: Tak Hanya Pendaftaran, Ini 4 Kewajiban Platform Digital dalam Aturan PSE Kominfo

Selain berbeda dari segi peraturannya, platform yang digunakan untuk pendaftaran PSE juga berbeda di masing-masing kategori. Pada PSE Lingkup Publik, pendaftaran dilakukan melalui situs web “pse.layanan.go.id”.

Sedangkan untuk PSE Lingkup Privat, pendaftaran dilakukan melalui situs web “pse.kominfo.go.id”. Demikianlah informasi seputar pihak-pihak yang wajib melakukan pendaftaran PSE ke Kominfo, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tokopedia Klaim Punya 10 Juta Penjual, Ini 5 Daerah dengan Peningkatan Tertinggi

Tokopedia Klaim Punya 10 Juta Penjual, Ini 5 Daerah dengan Peningkatan Tertinggi

e-Business
Microsoft Akui Penjualan Xbox One Jauh di Bawah PlayStation 4

Microsoft Akui Penjualan Xbox One Jauh di Bawah PlayStation 4

e-Business
Macam–macam Fitur Group Illustration di Microsoft Word 2010

Macam–macam Fitur Group Illustration di Microsoft Word 2010

Internet
Target Jadi Nomor 1 di Indonesia, Realme Kini Terlempar dari 5 Besar

Target Jadi Nomor 1 di Indonesia, Realme Kini Terlempar dari 5 Besar

e-Business
Penyebab dan Cara Mengatasi Sertifikat Pelatihan Tidak Muncul di Dashboard Prakerja

Penyebab dan Cara Mengatasi Sertifikat Pelatihan Tidak Muncul di Dashboard Prakerja

e-Business
Ini Alasan Samsung Galaxy Z Flip4 5G Cocok untuk Anak Muda yang Gemar Bikin Konten

Ini Alasan Samsung Galaxy Z Flip4 5G Cocok untuk Anak Muda yang Gemar Bikin Konten

Gadget
Terlempar dari 5 Besar Indonesia, Realme Anggap Lumrah

Terlempar dari 5 Besar Indonesia, Realme Anggap Lumrah

e-Business
Analisis Mengapa Induk Infinix Bisa Tendang Realme dari 5 Besar Indonesia

Analisis Mengapa Induk Infinix Bisa Tendang Realme dari 5 Besar Indonesia

Gadget
Macam–macam Software Pengolah Angka atau Spreadsheet

Macam–macam Software Pengolah Angka atau Spreadsheet

Internet
Microsoft Tuduh Sony Bayar Pengembang untuk Cegah Game Masuk ke Xbox Game Pass

Microsoft Tuduh Sony Bayar Pengembang untuk Cegah Game Masuk ke Xbox Game Pass

e-Business
Vivo V25 dan Vivo V25 Pro Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya

Vivo V25 dan Vivo V25 Pro Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya

Gadget
Harga Poco F4 dan Poco F4 GT Diskon hingga Rp 177.000

Harga Poco F4 dan Poco F4 GT Diskon hingga Rp 177.000

Gadget
Meriahkan HUT RI, Oppo Reno8 Series Buktikan Hasil Kameranya di Pameran 77 Portrait Anak Bangsa

Meriahkan HUT RI, Oppo Reno8 Series Buktikan Hasil Kameranya di Pameran 77 Portrait Anak Bangsa

BrandzView
Pengertian Cover Page, Page Break, Blank Page di Word

Pengertian Cover Page, Page Break, Blank Page di Word

Software
Jadwal MPL ID S10 Pekan Kedua, Ada Laga RRQ Hoshi Vs Onic Esports

Jadwal MPL ID S10 Pekan Kedua, Ada Laga RRQ Hoshi Vs Onic Esports

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.