Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WhatsApp Perpanjang Batasan Waktu Hapus Pesan untuk Semua

Kompas.com - 09/08/2022, 09:35 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber The Verge

KOMPAS.com - WhatsApp memperpanjang batas waktu menghapus pesan terkirim menggunakan fitur "delete for everyone" atau "hapus untuk semua". Kini, durasi delete for everyone menjadi 60 jam atau 2 hari 12 jam (2,5 hari).

Dengan begitu, pengguna kini memiliki waktu yang lebih lama untuk meng-unsend pesan atau hapus untuk semua, yang sudah terlanjur dikirimnya, baik di ruang obrolan personal maupun grup.

Sebelumnya, opsi WhatsApp hapus untuk semua atau delete for everyone hanya bisa digunakan dalam batas waktu yang cukup singkat, yaitu 4.096 detik atau 1 jam 8 menit 16 detik saja.

Baca juga: Pengguna WhatsApp Bakal Bisa Lihat Daftar Orang yang Keluar dari Grup

Kehadiran fitur baru delete for everyone dengan durasi lebih lama ini diumumkan langsung oleh WhatsApp melalui twit di akun resminya dengan handle @WhatsApp, hari ini, Selasa (9/8/2022).

"Berpikir untuk mengubah pesan Anda? Sekarang Anda akan memiliki 2 hari lebih untuk menghapus pesan Anda dari obrolan Anda setelah Anda menekan kirim," twit @WhatsApp.

Pantauan KompasTekno, fitur baru delete for everyone dengan durasi 60 jam ini sudah bisa dinikmati pengguna WhatsApp, termasuk yang ada di Indonesia.

Fitur baru ini sudah tersedia di aplikasi WhatsApp versi 2.22.16.75 di ponsel Android.

Untuk bisa meng-unsend pesan yang terkirim 2,5 hari yang lalu, pengguna hanya perlu melakukan hapus chat seperti biasa. Pertama, klik dan tahan (click and hold) pesan yang ingin dihapus. Lalu, klik ikon tempat sampah.

Nantinya akan muncul opsi "delete for me" dan "delete for everyone". Pilih opsi "delete for everyone" agar pesan yang dipilih tadi ikut terhapus dari ponsel penerima.

Baca juga: Admin WhatsApp Bakal Bisa Hapus Pesan Anggota Grup

Setelah dihapus, penerima pesan hanya akan melihat notifikasi berbunyi "this message was deleted" atau "pesan ini telah dihapus".

Sebelumnya, opsi "delete for everyone" tidak tersedia bila pesan yang ingin dihapus usianya lebih dari 1 jam 8 menit 16 detik.

Perlu dipastikan terlebih dahulu bahwa pengirim dan penerima pesan sudah melakukan update ke WhatsApp versi terbaru, agar fitur delete for everyone dengan durasi 60 jam benar-benar berfungsi, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Selasa (9/8/2022).

Sudah perna diperpanjang

Saat pertama kali dirilis tahun 2017, pengirim pesan harus cepat-cepat menarik pesan dengan batasan waktu maksimal 7 menit saja setelah dikirim.

Namun, pada 2018, WhatsApp memperpanjang durasi tersebut menjadi 1 jam 8 menit 16 detik.

Hal ini tampaknya dilakukan sebagai upaya WhatsApp untuk menuruti permintaan pengguna yang ingin menghapus pesan terkirim dengan durasi lebih lama.

Baca juga: 3 Fitur Baru Whatsapp untuk Voice Note, Sudah Coba?

Bila penghapusan pesan terkirim menggunakan delete for everyone berhasil, sang penerima tak akan melihat pesan yang sebelumnya dikirimkan. Namun, sang penerima pesan akan diberi pemberitahuan berbunyi “this message was deleted” atau “pesan ini telah dihapus”.

Meski demikian, perlu dicatat, pesan hanya akan sukses terhapus jika si penerima pesan memperoleh notifikasi pencabutan pesan dalam waktu 13 jam 8 menit dan 16 detik sejak di-unsend.

Notifikasi bisa saja tertunda karena koneksi internet yang lemah, perangkat sedang dalam Flight Mode, atau sedang tidak aktif.

Jika penerima pesan baru menerima notifikasi penghapusan pesan lewat dari durasi tersebut, pesan tidak akan terhapus, dan penerima masih bisa membaca isi pesan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber The Verge
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Steam Gelar 'FPS Fest', Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Steam Gelar "FPS Fest", Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Game
AMD Umumkan Prosesor Ryzen Pro 8000, Bawa AI ke Laptop dan Desktop

AMD Umumkan Prosesor Ryzen Pro 8000, Bawa AI ke Laptop dan Desktop

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com