HoYoverse Penjarakan Pembuat Cheat Genshin Impact

Kompas.com - 13/08/2022, 16:03 WIB

KOMPAS.com - Pengembang game asal China, HoYoverse, yang mengembangkan game role-playing (RPG) terpopuler, Genshin Impact, tampaknya tidak akan mentoleransi kecurangan di game-nya.

Salah satu tindakan yang diambil adalah menggungat tiga orang pembuat cheat Genshin Impact. Di dalam game, cheat diartikan sebagai kode atau program (software) untuk membantu pemain memenangkan permainan atau menuntaskan misi dengan cara yang curang.

Menurut laporan dari media asal China, GameRes, tiga pelaku itu pertama kali membuat cheat Genshin Impact tahun 2020 ketika game itu debut. Cheat yang mereka buat memungkinkan pemain bisa mendapatkan Primogems (mata uang dalam game Genshin Impact) secara tak terbatas.

Baca juga: 4 Cara Mendapatkan Karakter di Genshin Impact

Padahal, Primogems seharusnya hanya bisa didapatkan dengan membelinya (top up) atau mengeklaim kode redeem yang biasanya menawarkan Primogems gratis.

Dirangkum KompasTekno dari Niche Gamer, Sabtu (13/8/2022), pembuat cheat Genshin Impact itu telah menjual 40.000 kunci software cheat. Dari penjualan tersebut, pelaku meraup total 300.00 dollar AS atau sekitar Rp 4,4 miliar (kurs Rp 14.600).

Mengetahui praktik cheat ini, HoYoverse kemudian menyeret ketiga pelaku ke meja hijau pada tahun 2021. Setelah dinyatakan bersalah, ketiga tersangka masing-masing dijatuhi hukuman yang berbeda.

Pelaku pertama yang diketahui sebagai ketua kelompok, dihukum selama empat tahun dengan denda 50.000 yuan (Rp 108,8 juta), sedangkan pelaku kedua dijatuhi hukuman penjara tiga tahun 10 bulan dengan denda yang sama,  50.000 yuan.

Pelaku terakhir dijatuhi hukuman kurungan lebih singkat dibanding dua anggota lainnya, yakni satu tahun enam bulan dengan denda 10.000 yuan atau setara dengan Rp 21,77 juta.

Baca juga: 5 Game Hack and Slash di Android yang Bisa Dicoba selain Genshin Impact

Ini bukan kali pertama HoYoverse menindak pelanggar game Genshin Impact. Awal tahun ini, HoYoverse juga menggugat dan memblokir seorang leaker (pembocor).

Orang tersebut diketahui membocorkan cuplikan footage singkat dan informasi dari update terbaru untuk versi 2.5 beta sebelum resmi dirilis. Pembocor itu dijatuhi hukuman denda sebanyak 78.000 dollar AS (Rp 1,14 miliar).

Halaman:
Sumber PCGamesN


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.