Apa Itu Retina Display yang Biasa Dipakai di iPhone dan Perangkat Apple Lain?

Kompas.com - 16/08/2022, 16:15 WIB

KOMPAS.com- Teknologi layar Retina Display amat lekat dengan perangkat Apple, seperti iPhone, Macbook, atau iPad. Selain perangkat Apple, tidak ada lagi laptop, tablet, atau ponsel yang menggunakan Retina Display.

Sebagian dari Anda pengguna Macbook, iPhone, atau iPad, mungkin bakal tak asing lagi dengan teknologi layar Retina Display. Kendati mungkin tak asing lagi, namun tahukah sebenarnya apa yang dimaksud dengan Retina Display?

Baca juga: Apa itu AirDrop di iPhone? Mengenal Fungsi dan Cara Menggunakannya

Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah ini, mengenai apa itu Retina Display yang biasa dipakai di perangkat Apple.

Apa itu Retina Display?

Retina Display (layar retina) sejatinya hanyalah sebuah penamaan teknologi layar berpanel LCD (light-emitting diode) dan OLED (organic light emitting diode) yang khusus untuk perangkat Apple saja.

Contoh Retina Display dengan panel LCD bisa ditemukan pada seri iPhone 6, 7, 8, atau iPhone SE 2 dan SE 3. Sedangkan penggunaan Retina Display dengan panel OLED, antara lain terdapat pada seri iPhone X, Xs, 11 Pro, 12 Pro, dan sebagainya.

Untuk diketahui, penggunaan panel LCD maupun OLED pada dasarnya tidak hanya digunakan pada perangkat Apple. Meski tidak ada yang cukup spesial dari penggunaan panel itu, tapi Apple menawarkan semacam kriteria khusus pada Retina Display.

Baca juga: 3 Cara Membuat Apple ID atau iCloud via iPhone, Macbook, dan Website

Sebuah layar bisa dikatakan sebagai Retina Display lantaran dapat menyajikan gambar yang cukup tajam dan halus (tidak pecah) bagi mata manusia pada jarak penglihatan normal (sekitar 30 cm), sebagaimana dilansir laman Macworld.

Salah satu poin utama dari ketajaman gambar yang dihasilkan Retina Display itu bersumber dari kerapatan piksel (pixel density). Pada sebuah layar, gambar yang terlihat sebenarnya adalah citra dari kumpulan piksel.

Kerapatan piksel umumnya diukur dengan satuan “ppi” (pixels per inch), seperti 301 ppi, 458 ppi, dan sebagainya. Semakin banyak piksel yang terdapat pada layar maka gambar yang ditampilkan bisa semakin tajam juga.

Dalam sejarahnya, Retina Display pertama kali muncul pada iPhone 4 dengan piksel yang cukup rapat, yakni 326 ppi. Lewat kerapatan piksel tersebut, iPhone 4 kala itu bisa menampilkan gambar dengan tajam pada jarak penglihatan normal 30 cm.

Hingga saat ini, Apple hingga saat ini telah mengeluarkan beberapa jenis Retina Display, seperti Retina HD, Super Retina HD, dan Liquid Retina HD. Jenis Retina Display tersebut dibedakan berdasar resolusi layar, bukan hanya kerapatan piksel.

Baca juga: Apa itu iOS? Mengenal Fungsi hingga Sejarahnya

Misalnya, layar Retina HD yang digunakan pada seri iPhone 6, 7, dan 8. Kendati kerapatan pikselnya sama seperti Retina biasa pada seri iPhone 4, 5, dan 5s (326 ppi), namun label “HD” disematkan lantaran layar yang dipakai punya resolusi HD (750 x 1334 piksel).

Demikianlah penjelasan seputar layar Retina Display yang biasa dipakai pada perangkat Apple, seperti iPhone, Macbook, atau iPad, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.