Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mantan Karyawan Tuding Twitter Abaikan Keamanan dan Privasi Pengguna

Kompas.com - 24/08/2022, 14:45 WIB

KOMPAS.com - Setelah kabar kebocoran data Juli lalu, kini Twitter kembali diterpa kabar miring. Kali ini, Twitter dituduh telah abai terhadap masalah privasi dan keamanan pengguna, serta moderasi konten di platformnya.

Alih-alih meningkatkan keamanan, privasi, dan moderasi, Twitter disebut lebih memprioritaskan pertumbuhan pengguna hariannya.

Tuduhan itu datang dari Peiter "Mudge" Zatko, mantan kepala keamanan Twitter. Zatko pertama kali bergabung di Twitter pada 2020 di bawah kepemimpinan Jack Dorsey. 

Lalu, ia dipecat di bawah kepemimpinan baru CEO Twitter Parag Agrawal. Setelah dipecat, Zatko memilih menjadi whistleblower, yakni orang yang melaporkan tindak pidana dari suatu pihak.

Baca juga: Twitter Tambal Celah Keamanan yang Bikin Data 5,4 Juta Akun Bocor

Dalam kasus ini, Zatko melaporkan Twitter yang dinilai abai terhadap masalah keamanan, privasi, dan moderasi konten di platformnya.

Zatko menjadi whistleblower Twitter dengan cara menuliskan dokumen pengaduan setebal 84 lembar ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), Departemen Kehakiman, dan Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC).

Isi tuduhan Zatko ke Twitter

Dalam dokumen itu, Zatko mengemukakan sejumlah tuduhan terhadap Twitter. Pertama, menurut dokumen pengaduan, eksekutif Twitter disebut menyembunyikan berita buruk soal keamanan dan privasi Twitter, alih-alih mencoba menyelesaikannya.

Twitter dituduh memprioritaskan pertumbuhan pengguna harian di atas kesehatan dan integritas platform.

Kedua, Zatko menuduh Twitter memiliki tingkat insiden keamanan yang tinggi. Dia mengungkapkan bahwa karyawan Twitter telah menonaktifkan pembaruan keamanan dan software pada perangkat mereka. Zatki juga mengatakan bahwa staf Twitter terlalu banyak memiliki akses ke data pengguna.

Baca juga: Elon Musk Masih Mau Beli Twitter, tapi Ada Satu Syarat

Ketiga, tuduhan terkait adanya banyak masalah keamanan dan privasi di Twitter.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber CNET
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.