Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Transaksi NFT di OpenSea Turun 99 Persen Pasca-Mei 2022

Kompas.com - 31/08/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Volume transaksi aset Non-Fungible Token (NFT) di marketplace populer OpenSea tengah lesu, seiring dengan rontoknya harga Ethereum.

Pasalnya, setelah sempat mencetak rekor tertinggi, volume perdagangan harian NFT berbasis blockchain Etehereum di OpenSea dilaporkan menurun hingga 99 persen bila dibandingkan dengan 1 Mei 2022. Setidaknya begitulah menurut data terbaru dari firma analitik DappRadar.

Padahal pada 1 Mei, OpenSea tercatat mencetak rekor volume perdagangan harian tertinggi sebesar 405,75 juta dollar AS atau setara Rp 6 triliun.

Namun, pada 28 Agustus lalu, volume transaksi NFT harian di OpenSea anjolk ke kisaran angka 5 juta dollar AS saja (kira-kira Rp 74,2 miliar).

Baca juga: Pecahkan Rekor, Transaksi NFT di OpenSea Tembus Rp 55 Triliun

Bila dihitung, volume perdagangan pada 28 Agustus itu turun hampir 99 persen dibandingkan pada 1 Mei lalu.

Floor price NFT populer rontok

Ilustrasi NFT Bored Ape Yacht Club dengan floor price 77,69 per 30 Agustus 2022.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi NFT Bored Ape Yacht Club dengan floor price 77,69 per 30 Agustus 2022.
Penurunan besar-besaran dalam volume transaksi harian NFT di OpenSea ini juga diikuti oleh penurunan drastis pada aspek jumlah pengguna dan harga NFT di OpenSea.

Dari segi pengguna, DappRadar mencatat terdapat 24.020 pengguna pada 28 Agustus 2022. Angka tersebut sepertiga lebih sedikit daripada jumlah pengguna NFT pada 1 Mei lalu.

Baca juga: Proyek Game NFT Mandek Akibat Pasar Kripto Anjlok

Floor price NFT populer di OpenSea macam Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks juga dilaporkan menurun. Menurut laman resmi OpenSea, floor price sendiri adalah harga terendah untuk satu item dalam koleksi, yang diperbarui secara real-time oleh OpenSea.

Floor price untuk NFT Bored Ape Yacht Club jatuh 53 persen, dari awalnya 153,7 ETH pada 1 Mei ke kisaran 72,5 ETH pada 28 Agustus.

Tak separah Bored Ape Yacht Club, floor price NFT CryptoPunks tercatat menurun hampir 20 persen, dari harga tertinggi 83,72 ETH pada Juli 2022.

Penuruan volume transaksi, jumlah pengguna, dan harga NFT di OpenSea ini menunjukkan bahwa nilai dan minat pada NFT berbasis blockchain NFT telah berkurang dalam beberapa bulan terakhir.

Imbas harga Ethereum yang anjlok

Tangkapan layar harga Ethereum per 30 Agustus 2022 pukul 15.25 WIB.CoinDesk Tangkapan layar harga Ethereum per 30 Agustus 2022 pukul 15.25 WIB.
Adapun anjloknya volume perdagangan, jumlah pengguna, hingga harga dasar NFT di OpenSea diyakini merupakan imbas dari nilai aset kripto Ethereum yang tengah mengalami tren "bearish" alias pelemahan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Pencipta Ethereum Buka Suara soal Anjloknya Harga Mata Uang Kripto

Pantauan KompasTekno di situs CoinDesk, Selasa (30/8/2022) pukul 15.25 WIB, Ethereum sendiri kini diperdagangkan di level 1.596 dollar AS (kira-kira Rp 23,6 juta) per kepingnya.

Padahal, harga Ethereum diperdagangkan hampir dua kali lipatnya atau di kisaran 3.000 dollar AS (sekitar Rp 44,4 juta) di awal Mei 2022.

Bila ditarik lebih jauh kebelakang, tren pelemahan nilai Ethereum ini telah terjadi sejak November 2021, ketika Ethereum mencetak rekor harga tertinggi di kisaran 4.700 dollar AS per keping (sekitar Rp 66,74 juta).

Sejak November 2021, harga Ethereum cenderung terus diperdagangkan di bawah 4.000 dollar AS, bahkan menyentuh kisaran 1.500 dollar AS pada Agustus ini.

Tren pelemahan Ethereum ini terjadi seiring dengan pelemahan mata uang kripto lainnya, terutama Bitcoin sebagai mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.