Kompas.com - 01/09/2022, 09:00 WIB

Menurut data Departemen Transportasi Hong Kong, pejalan kaki yang tewas di jalan-jalan Hong Kong sudah turun dalam tiga tahun terakhir, dari semula 57 kasus pada 2019 menjadi 55 kasus pada tahun lalu.

Meski demikian, uji coba lampu LED di Hong Kong belum sepenuhnya mengatasi kasus itu karena 7 pejalan kaki tewas di penyeberangan dengan lampu merah LED selama 6 bulan uji coba. 4 kasus di antaranya karena pejalan kaki tidak memerhatikan peringatan.

Baca juga: Menyeberang Jalan Sambil Main HP Bisa Didenda Jutaan Rupiah

Oleh karena itu, selain memfasilitasi lampu merah LED, sebagian kalangan di Hong Kong berharap pejalan kaki lebih memfokuskan perhatiannya ketika menyeberang jalan.

Tak hanya di Hong Kong, beberapa negara di dunia juga berupaya memfasilitasi rambu jalan guna memperingatkan pejalan kaki. Di Skotlandia misalnya, pemerintah setempat membuat rambu jalan seperti zombie untuk mengalihkan perhatian warga dari layar ponsel.

Di Korea Selatan, otoritas setempat memasang lampu LED merah dan hijau di tepi persimpangan guna menunjukkan kapan saat yang aman untuk menyeberang. Begitu pula di kota Cologne dan Augsburg di Jerman yang menguji sederet lampu LED di lintasan trem atau kereta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Bloomberg


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.