Kebocoran 1,3 Miliar SIM Card, Indosat dan XL Pastikan Data Pelanggan Aman

Kompas.com - 01/09/2022, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Dugaan kebocoran data sensitif kembali terjadi di Indonesia. Kali ini melibatkan 1,3 miliar data registrasi kartu SIM prabayar yang dijual di forum online.

Data yang diunggah di Breached Forums oleh akun bernama Bjorka itu memuat 1.304.401.300 data registrasi kartu SIM di Indonesia.

Tak hanya nomor telepon, data itu juga memuat identitas pengguna berupa NIK (nomor induk kependudukan), informasi nama operator seluler, serta tanggal registrasi nomor HP terkait.

Menanggapi dugaan kebocoran data ini, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), menyatakan bahwa pihaknya memiliki fasilitas penyimpanan data pelanggan perusahaan sendiri. Perusahaan juga memastikan bahwa keamanan data pelanggannya aman.

Baca juga: Telkomsel: Data Kartu SIM yang Bocor Bukan dari Sistem Internal

Dengan kata lain, data yang diunggah di Breached Forums bukan bersumber dari penyimpanan milik IOH.

"IOH memiliki penyimpanan data pelanggan sendiri dan memastikan keamanan data pelanggannya," kata Steve Saerang, SVP-Head of Corporate Communications IOH, kepada KompasTekno, Kamis (1/9/2022).

Adapun XL Axiata menyatakan pihaknya menerapkan standar ISO 27001, yaitu standar keamanan internasional untuk menjaga keamanan data pelanggannya.

Selain itu, operator seluler bernuansa biru ini juga memasang sistem IT dengan teknologi terkini guna meminimalisasi risiko keamanan. Namun XL Axiata tak merinci di mana data pelanggan perusahaan disimpan.

"XL Axiata telah menerapkan standar ISO 27001, yakni sebuah standar internasional tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi," kata Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, dihubungi KompasTekno.

Baca juga: Telkomsel Ikut Lelang Frekuensi 2.100 MHz Bekas Indosat

"Untuk perlindungan terhadap potensi gangguan keamanan data ternasuk data pelanggan, XL Axiata sudah mengantisipasi melalui penerapan sistem IT yang solid, dengan memanfaakan dukungan perangkat hardware ataupun software yang sudah disesuaikan dengan perkembangan teknologi terbaru, yang memungkinkan untuk meminimalisasi risiko keamanan yang muncul," lanjut wanita yang akrab disapa Ayu itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.