3 Kasus Kebocoran Data di Indonesia dalam Sebulan, dari PLN, IndiHome, hingga Nomor SIM Card

Kompas.com - 02/09/2022, 10:26 WIB

KOMPAS.com - Indonesia darurat keamanan data. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan saja, sejumlah kasus dugaan kebocoran data datang bertubi-tubi.

Mulai dari kasus kebocoran data pelanggan PLN, IndiHome, dan yang terbaru adalah data 1,3 miliar nomor SIM card pelanggan semua operator seluler di Indonesia.

Semua data-data tersebut diperjualbelikan secara bebas di sebuah situs forum online. Sejumlah ahli pun berpendapat bahwa data tersebut valid dan berasal dari server/penyimpanan data masing-masing.

Dugaan kebocoran data pelanggan PLN

Sebanyak 17 juta pelanggan PLN diperjualbelikan di situs online. Kasus ini mencuat pada 19 Agustus 2022.

Baca juga: Kominfo Akan Sanksi PLN dan IndiHome jika Terbukti Langgar Keamanan Data Pribadi Pelanggan

Data yang diperjualbelikan terdiri atas rincian informasi seperti ID pelanggan, nama konsumen, alamat konsumen, informasi besaran penggunaan listrik dalam kWH, hingga tipe energi yang digunakan.

Salah seorang peneliti keamanan siber independen, Afif Hidayatullah, menyakini bahwa kebocoran data tersebut adalah benar berasal dari PLN.

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan melakukan peninjauan saat apel kesiapan personel dan peralatan siaga Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022). PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyiagakan 2.356 personel untuk menjaga
pasokan listrik di DKI Jakarta selama Ramadhan 1443 Hijriah.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan melakukan peninjauan saat apel kesiapan personel dan peralatan siaga Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022). PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyiagakan 2.356 personel untuk menjaga pasokan listrik di DKI Jakarta selama Ramadhan 1443 Hijriah.

“Jelas yang mengeluarkan data tersebut hanya PLN. Tidak ada lagi di Indonesia yang mencatat informasi tersebut dengan jumlah sampai 17 juta lebih," tegas Afif.

Kendati begitu, pihak PLN justru memberikan tanggapan sebaliknya. PLN mengatakan bahwa data pelanggan PLN di Indonesia dalam kondisi aman, berjalan normal, dan tidak ada data yang bocor.

PLN mengaku bahwa pihaknya telah menerapkan keamanan berlapis bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk tindakan pengamanan yang ketat untuk memperkuat dan melindungi data pelanggan

"Kami pastikan server data milik PLN aman dan tidak dimasuki pihak lain. Selain itu data transaksi aktual pelanggan aman," kata juru bicara PLN GregoriusAdi Trianto kepada KompasTekno, Jumat (19/8/2022).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.