Kompas.com - Diperbarui 10/09/2022, 11:47 WIB

KOMPAS.com - Setelah sempat tertunda dua kali, kenaikan tarif ojek online (ojol) resmi berlaku mulai hari ini, Sabtu (10/9/2022).

Kenaikan tarif ojol diumumkan langsung oleh Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno, Rabu (7/9/2022) lalu.

Hendro mengatakan kenaikan tarif ojek online ini merupakan penyesuaian atas harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi pada Sabtu 3 September 2022.

Besaran kenaikan tarif ojol di Indonesia ini beragam berdasarkan sistem zonasi, yaitu Zona I, Zona II, dan Zona III. Adapun tarif ojol yang baru ini meliputi kenaikan pada komponen biaya jasa batas bawah, biaya jasa batas atas, serta biaya jasa minimal per 4 Km pertama.

Secara umum, tarif ojol yang baru per September 2022 ini mengalami kenaikan 6-13,33 persen dibandingkan tarif ojek online yang ditentukan Kemenhub terakhir kali pada 2020 melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 548 Tahun 2020.

Baca juga: Pengamat: Bukan Makin Mahal, Harga GoFood-GrabFood Makin Normal

Hendro merinci, untuk Zona I, biaya batas bawah dari Rp 1.850/Km naik menjadi Rp 2.000/Km atau mengalami kenaikan 8 persen. Sementara untuk biaya batas atas, kenaikannya sebesar 8,7 persen, dari Rp 2.300/Km menjadi Rp 2.500/Km.

"Untuk biaya jasa minimal disesuaikan berdasarkan jarak 4 Km pertama. Jadi, untuk Zona I, 4 Km pertama itu menjadi Rp 8.000 s.d Rp 10.000," kata Hendro dalam sebuah konferensi pers, sebagaimana dikutip KompasTekno dari YouTube Ditjen Perhubungan Darat, Rabu (7/9) siang.

Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mengumumkan kenaikan tarif ojek online di Indonesia, Rabu  (7/9/2022).YouTube/ Ditjen Perhubungan Darat Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mengumumkan kenaikan tarif ojek online di Indonesia, Rabu (7/9/2022).
Rincian kenaikan tarif ojol per September 2022

Untuk lebih jelasnya, berikut rincian kenaikan tarif ojol online di Indonesia yang baru berdasarkan masing-masing Zona I, Zona II, dan Zona III, per Rabu (7/9/2022).

Tarif ojol Zona I

Untuk wilayah yang termasuk Zona I adalah Sumatera dan Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali.

  • Biaya jasa batas bawah = Rp 2.000/km (sebelumnya Rp 1.850/km)
  • Biaya jasa batas atas = Rp 2.300/km (sebelumnya Rp 2.250/km)
  • Rentang biaya jasa minimal = Rp 8.000 s.d Rp 10.000 (sebelumnya Rp 7.000 s.d Rp 10.000)

Tarif ojol Zona II

Untuk wilayah yang termasuk Zona II adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

  • Biaya jasa batas bawah = Rp 2.550/km (sebelumnya Rp 2.250/km)
  • Biaya jasa batas atas = Rp 2.800/km (sebelumnya Rp 2.650/km)
  • Rentang biaya jasa minimal = Rp 10.200 s.d Rp 11.200 (sebelumnya Rp 9.000 s.d Rp 10.500)

Tarif ojol Zona III

Untuk wilayah yang termasuk Zona III adalah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, dan Papua.

  • Biaya jasa batas bawah = Rp 2.300/km (sebelumnya Rp 2.100/km)
  • Biaya jasa batas atas = Rp 2.750/km (sebelumnya Rp 2.600/km)
  • Rentang biaya jasa minimal = Rp 9.200 s.d Rp 11.000 (sebelumnya Rp 7.000 s.d Rp 10.000).

Menurut Hendro, tarif ojek online yang baru di atas berlaku tiga hari sejak penetapan harga baru, yakni pada Rabu (7/9/2022) lalu. Dengan demikian, kenaikan tarif ojol yang baru resmi berlaku efektif hari ini, Sabtu 10 September 2022.

Baca juga: Ini Sebab Harga Makanan di Ojol Food Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

"Penyesuaian biaya jasa ojol ini dilakukan terhadap beberapa komponen biaya jasa, seperti PPN, kenaikan UMR, suransi pengemudi, biaya jasa order 4 km, dan kenaikan harga BBM," pungkas Hendro.

Perbandingan kenaikan tarif ojek online pada September 2022 dibandingkan dengan tarif ojol 2020.YouTube/ Ditjen Perhubungan Darat Perbandingan kenaikan tarif ojek online pada September 2022 dibandingkan dengan tarif ojol 2020.
Tarif ojol yang batal diberlakukan

Perlu dicatat, tarif harga ojol yang diumumkan 7 September ini berbeda pada tarif ojol berdasarkan Keputusan Menteri (KM) Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 yang batal berlaku pada 14 Agustus dan 29 Agustus lalu.

Sebagai perbandingan, berikut tarif ojol yang batal diberlakukan di Indonesia.  

Besaran Biaya Jasa Zona I

  • Biaya jasa batas bawah = Rp 1.850/km
  • Biaya jasa batas atas = Rp 2.300/km
  • Rentang biaya jasa minimal = Rp 9.250 s.d Rp 11.500

Besaran Biaya Jasa Zona II

  • Biaya jasa batas bawah = Rp 2.600/km
  • Biaya jasa batas atas = Rp 2.700/km
  • Rentang biaya jasa minimal = Rp 13.000 s.d Rp 13.500

Besaran Biaya Jasa Zona III

  • Biaya jasa batas bawah = Rp 2.100/km
  • Biaya jasa batas atas = Rp 2.600/km
  • Rentang biaya jasa minimal = Rp 10.500 s.d Rp 13.000
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.