"Kesibukan" Kominfo Saat Akhir Pekan gara-gara Ulah Bjorka

Kompas.com - Diperbarui 13/09/2022, 09:31 WIB

"Bagaimana kabar Anda, bu @puanmaharani_?, bagaimana rasanya merayakan ulang tahun saat banyak orang yang protes harga BBM tepat di depan kantor anda?" tulis Bjorka di akun Twitter dengan handle @bjorkanism, pada Minggu (11/9/2022).

Sama seperti yang dilakukan untuk Johnny, sebelum mengunggah pesan ke Twitter, Bjorka juga telah lebih dulu membagikan data pribadi Puan Maharani lewat grup Telegramnya.

Aksi Bjorka dalam menyebar pesan dan doxing pejabat publik itupun lantas sempat menjadi trending topic di Twitter. Akun Twitter Bjorka sendiri pada hari Minggu lalu, telah mencapai sekitar 150.000 lebih follower dalam waktu yang cukup singkat.

Akun Twitter dan grup Telegram Bjorka diblokir

Pada hari Minggu sore, tak lama setelah Bjorka ramai di Twitter, akunnya tak lagi dapat diakses. Akun Bjorka dengan handle @bjorkanism diketahui telah diblokir Twitter karena dinilai telah melanggar peraturan.

Di Twitter sendiri, tak dijelaskan lebih lanjut mengenai alasan khusus akun Bjorka diblokir. Menyusul pemblokiran akun Twitter, grup Telegram Bjorka juga mengalami pemblokiran. Bjorka sempat mengatakan pemblokiran itu dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

“Ya, pemerintah Indonesia telah memblokir akun Twitter dan grup Telegram yang lama milik saya“, tulis Bjorka di grup Telegram yang baru dibuatnya lagi, Minggu sore (11/9/2022).

“Saya membuktikan bahwa pemerintah indonesia dapat meminta platform apa pun untuk mengikuti keinginan mereka, meskipun saya tidak melanggar aturan apa pun di twitter. karena semua doxing dibagikan di telegram,” imbuh Bjorka.

Baca juga: Data Registrasi SIM Prabayar Diduga Bocor, Kominfo, Dukcapil dan Operator Kompak Mengelak

Setelah grup Telegramnya yang lama diblokir, Bjorka kemudian membuat grup baru. Di grup Telegram Bjorka baru tersebut, aksi doxing pejabat publik ternyata tak kunjung usai.

Terbaru, pada hari ini, Senin siang (12/9/2022), Bjorka kembali membagikan data pribadi milik dua pejabat publik, yakni Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia) dan Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri).

Di grup Telegram yang baru, Bjorka membagikan pula data pribadi Johnny G Plate terbaru. Bjorka mengeklaim bahwa Johnny telah mengganti nomor teleponnya. Nomor telepon Johnny G Plate yang lama dikatakan sudah tidak aktif lagi di WhatsApp dan Telegram.

Tangkapan layar data pribadi terbaru Johnny G Plate, Menteri Kominfo, yang dibagikan Bjorka di grup Telegram.KOMPAS.com/Zulfikar Tangkapan layar data pribadi terbaru Johnny G Plate, Menteri Kominfo, yang dibagikan Bjorka di grup Telegram.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.