Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AMD Ubah Skema Penamaan Baru untuk Prosesor Mobile Tahun Depan

Kompas.com - 12/09/2022, 15:00 WIB
Lely Maulida,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - AMD mengumumkan sistem penamaan baru untuk prosesor mobile buatannya. Skema penamaan baru ini masih akan mirip seperti sebelumnya, yaitu terdiri dari empat angka disertai dengan setidaknya satu huruf.

Namun angka yang digunakan akan memudahkan khalayak dalam memahami performa prosesor yang ditawarkan. Yang jelas, di atas kertas, semakin tinggi angkanya, mewakili performa yang semakin kuat.

"Sistem penomoran baru ini merupakan dasar bagaimana kami akan menamai dan menomori prosesor mobile kami untuk tahun-tahun mendatang, dan kami telah mengujinya dalam jangka waktu lima tahun," kata AMD dikutip dari laman komunitas AMD, Sabtu (10/9/2022).

Kami berharap sistem baru ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik bagi semua orang terkait apa yang ada dalam prosesor kami," jelas AMD.

Baca juga: AMD Luncurkan 4 Prosesor Ryzen 7000 Series

Menurut skema penamaan baru, angka pertama akan menunjukkan tahun prosesor dirilis. Contohnya, prosesor mobile AMD 7000 series akan dirilis pada tahun 2023. Jadi, prosesor mobile AMD yang diawali angka "7" menunjukkan bahwa komponen tersebut dirilis tahun 2023.

Hal itu sesuai dengan tahun portofolio AMD, di mana prosesor yang dirilis tahun 2023-2025 akan diawali angka "7" untuk penamaanya.

Skema baru penamaan chip mobile AMDAMD Skema baru penamaan chip mobile AMD

Angka kedua menunjukkan segmen pasar yang dibidik oleh chip terkait, mulai dari angka "1" mewakili Athlon Silver hingga "9" mewakili Ryzen 9. Artinya, segmen pasar ini mewakili level masing-masing prosesor.

Misalnya, Athlon Silver mewakili prosesor untuk segmen entry-level, hingga Ryzen 9 yang mewakili segmen high-end. Namun AMD menerapkan pemaknaan ganda, misalnya untuk angka 8 yang bisa diartikan merujuk pada Ryzen 7 atau Ryzen 9.

Angka ketiga menunjukkan arsitektur prosesor terkait. Misalnya angka 1 yang merujuk ke arsitektur Zen 1 atau angka 4 yang merujuk ke Zen 4 dan seterusnya.

Baca juga: AMD Luncurkan 3 CPU Ryzen 5000 Series di Indonesia

Angka terakhir bertujuan untuk membedakan prosesor dengan arsitektur yang sama. Jadi misalnya AMD merilis chip baru, namun terdiri dari beberapa varian yang berbeda arsitekturnya. Nah, angka terakhir berguna untuk mengidentifikasi perbedaannya.

Angka terakhir diidentifikasi berdasarkan dua angka yaitu "0" dan "5". Angka 0 menunjukkan bahwa prosesor terkait merupakan model terendah, sedangkan angka 5 menunjukkan model tertinggi.

Sementara itu, huruf yang berada pada skema penamaan prosesor mobile AMD menunjukkan Thermal Design Power (TDP), yaitu jumlah daya maksimum untuk pendingin dalam komputer.

Baca juga: Inilah Frontier, Komputer Tercepat di Dunia dengan Prosesor AMD

Untuk menunjukkan TDP pada chip mobilenya, AMD menggunakan huruf HX, HS, U, C serta e. Huruf HX menunjukkan TDP pada chip terkait sampai 55 watt atau lebih tinggi, sedangkan huruf "e" menunjukkan TDP yang lebih kecil yaitu 9 watt.

Perubahan ini akan mulai berlaku untuk prosesor mobile AMD yang dirilis tahun 2023 dan seterusnya, termasuk AMD 7000 series yang bakal rilis tahun depan dan 8000 series yang akan diluncurkan pada tahun 2024, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Toms Hardware, Senin (12/9/2022).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Steam Gelar 'FPS Fest', Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Steam Gelar "FPS Fest", Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com