Tim Cook Jelaskan Alasan Apple Tolak Permintaan Google soal RCS

Kompas.com - 13/09/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - CEO Apple, Tim Cook menyuarakan tanggapannya soal teknologi Rich Communication Services (RCS) yang belum diadopsi oleh Apple hingga saat ini. Teknologi ini terkait dengan standar untuk memodernisasi SMS/MMS ke aplikasi atau fitur seperti iMessage besutan Apple.

Dengan menggunakan standar RCS, pesan yang dikirim pengguna Android ke iMessage akan tampil seperti pesan dari pengguna iMessage lainnya, meskipun pesan tersebut sebenarnya dikirim dalam bentuk SMS/MMS.

Namun, karena Apple tak memasang standar ini di iMessage, pesan dari pengguna Android akan tampak berbeda dengan pesan iMessage. Perbedaannya terlihat pada warna gelembung chat yang berwarna hijau, alih-alih biru seperti chat yang dikirim menggunakan iMessage.

Baca juga: Google Sindir Apple soal Warna Chat di iMessage

Menurut Tim Cook, perusahaannya tak mengadopsi RCS karena pengguna Apple tidak memerlukannya.

"Saya tidak mendengar pengguna kami meminta agar fokus pada hal itu (RCS) saat ini. Saya ingin mengajak Anda menggunakan iPhone," kata Tim Cook ketika ditanya soal kenapa Apple enggan pakai RCS dalam dalam sesi tanya jawab di Code Conference, dikutip KompasTekno dari 9to5Mac, Senin (12/9/2022).

Pertanyaan lain kemudian diajukan penonton konferensi itu ke Tim Cook. Dia bercerita kepada Cook bahwa ibunya memakai ponsel Android dan tidak bisa mengirimkan video tertentu karena ketergantungan pada SMS. Lucunya, Tim Cook malah menyarankan penanya tersebut agar "membelikan ibumu iPhone".

Baca juga: Google Minta Apple Tinggalkan Teknologi SMS-MMS

Bukan cuma soal warna gelembung chat

Perdebatan tentang adopsi RCS di Apple sudah cukup lama terjadi. Apple juga sudah lama menolak adopsi teknologi tersebut, sehingga dikeluhkan oleh Google sebagai pemilik sistem operasi Android.

Selain soal warna gelembung chat yang dikeluhkan pengguna Android, Google juga mempermasalahkan soal foto, video, dan fitur lain yang tidak didukung Apple ketika pengguna Android mengirim pesan ke pengguna iPhone.

"Ini bukan tentang warna gelembung. Ini soal foto dan video (resolusi) kecil, tidak bisa SMS via WiFi, dan tidak ada tanda terima baca. Apple menciptakan masalah ini ketika kami saling berkirim pesan teks dari iPhone ke ponsel Android, tetapi tidak melakukan apa pun untuk memperbaikinya," kata Google dalam kampanye bertajuk "Get The Message" yang diunggah di situs Android

Baca juga: SMS di Android Bisa Dipakai Chatting Seperti WhatsApp, Begini Caranya

Alih-alih memperbaiki kesenjangan tersebut, Apple justru terus meningkatkan fitur iMessage miliknya.

RCS sendiri menawarkan sejumlah peningkatan dibanding SMS, seperti indikator pengetikan, obrolan grup yang ditingkatkan, lampiran dengan resolusi lebih tinggi dan ukuran lebih besar, serta peningkatan fitur lainnya.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Apple Tak Mau Rilis Aplikasi iMessage di Android

Google menilai bahwa sistem RCS dapat menjadi solusi antara pengguna iPhone dan Android. Sebab, RCS dapat menutup kekurangan yang dimiliki iMessage, seperti dukungan back-end cloud, obrolan grup yang lebih baik, hingga pengiriman data yang lebih baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber 9to5mac


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.