Kompas.com - 26/09/2022, 11:45 WIB

KOMPAS.com - Tahun ini, bisnis Netflix berjalan cukup berat. Pasalnya, dua kuartal pertama di tahun 2022, Netflix sudah kehilangan 1,2 juta pelanggan. Jumlah pelanggan Netflix, diprediksi akan terus menurun ke depan.

Sebuah survey yang dilakukan oleh Reviews, mengungkapkan 1 dan 4 pelanggan Netflix, berencana untuk membatalkan langganan mereka tahun ini.

Artinya, sekitar 25 persen dari 1.000 responden di Amerika Serkat yang ikut survey tidak akan berlangganan Netflix lagi tahun ini. Naiknya harga belangganan Netflix disebut menjadi alasan terbesar mereka untuk tidak lagi berlangganan.

Baca juga: Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Berdasarkan survey, 40,49 persen responden meninggalkan Netflix lantaran harganya semakin mahal. Awal Januari lalu, Netflix menaikkan beberapa paket berlanggan.

Misalnya untuk paket paket Basic yang semula harganya 9 dollar AS (Rp 136.000), kini menjadi 10 dollar AS (Rp 151.000). Paket Standard pun naik dari 14 dollar AS (Rp 211.500) menjadi 15,50 dollar AS (Rp 234.000). Sementara paket Premium, naik dari 18 dollar AS (Rp 271.000) menjadi 20 dollar AS (Rp 302.200).

Selain itu, harga paket berlanagganan Netflix di AS memiliki rata-rata lebih mahal dibanding tujuh layanan streaming populer lain di AS. Berikut adalah rincian harga paket Standard dari delapan layanan streaming paling populer di AS:

  • Netflix: 15,55 dollar AS per bulan (Rp 233.716)
  • Prime Video: 14,99 dollar AS per bulan (Rp 225.299)
  • HBO Max: 12,49 dollar AS per bulan (Rp 187.724)
  • Hulu: 9,99 dollar AS per bulan (Rp 150.149)
  • Disney+: 7,99 dollar AS per bulan (Rp 120.089)
  • Paramount+: 7,49 dollar AS per bulan (Rp 120.089)
  • Peacock: 7,49 dollar AS per bulan (Rp 112.574)
  • Apple TV: 4,99 dollar AS per bulan (Rp 67.484)

Baca juga: Netflix Kehilangan Hampir 1 Juta Pelanggan, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Selain harga paket yang semakin mahal, 1 dari 3 responden (21,69 persen) yang tidak ingin berlangganan Netflix lagi mengatakan sudah tidak ada film, serial, atau acara yang ingin mereka tonton di Netflix saat ini.

Hal ini dikarenakan selama pandemi Covid-19 berlangsung, beberapa film/program acara harus ditunda terlebih dahulu produksinya. Hal ini berarti beberapa acara populer di Netflix juga turut kena imbasnya.

Alasan lain mengapa pelanggan Netflix ingin menyetop layanan streaming ini adalah lantaran faktor eksternal, yakni sebanyak 19,58 persen mengaku inflasi membuat biaya yang harus dikeluarkan semakin besar. Hal itu membuat mereka harus lebih berhemat.

Sementara itu, 18,25 responden lebih banyak streaming di platform lain. Hal itu menunjukkan semakin kompetitifnya persaingan antara platform over the top (OTT) saat ini.

Hasil survei layanan Netflix (Reviews.org)Reviews.org Hasil survei layanan Netflix (Reviews.org)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.