Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melihat Isi Pabrik Baru Oppo di Bayur Tangerang Seluas 10 Hektar

Kompas.com - Diperbarui 21/10/2022, 20:14 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Oppo Indonesia mengajak sejumlah awak media untuk mendatangi pabrik barunya yang berlokasi di Jl. Bayur, Periuk, Kota Tangerang, Banten pada Selasa (18/10/2022).

Dalam sesi kunjungan tersebut, vendor ponsel asal China ini mengizinkan KompasTekno untuk melihat-lihat sejumlah ruangan di dalam pabrik yang beroperasi sejak 1 Agustus 2022 itu.

Ruangan-ruangan ini berfungsi untuk membuat sebuah ponsel Oppo yang dijual ke pasar. Beberapa ruangan yang kami kunjungi di pabrik seluas sekitar 10 hektar tersebut mencakup Warehouse, Production Line, hingga Quality Control Lab.

Business Performance Manager PT Bright Mobile Telecommunication (Oppo Indonesia), Jefry Firman de Haan mengatakan Warehouse merupakan satu ruangan gudang raksasa yang berfungsi untuk menyimpan aneka komponen yang dibutuhkan untuk memproduksi smartphone.

Baca juga: Oppo Tanggapi Kabar Rencana Pabrik Baru di Tangerang

"Ruangan ini juga dipakai untuk menyimpan produk Oppo yang sudah dirakit dan siap dikirimkan ke pasar," jelas Jefry kepada awak media.

Ilustrasi gedung utama pabrik Oppo Bayur.KOMPAS.com/Oik Yusuf Araya Ilustrasi gedung utama pabrik Oppo Bayur.

Nantinya, berbagai komponen yang tersimpan di Warehouse, seperti baterai, kamera, motherboard, dan lain sebagainya akan dipindahkan ke ruangan Production Line sesuai dengan kebutuhan.

"Berbeda dengan pabrik lama yang tidak menggunakan lift, pemindahan komponen di pabrik ini akan menggunakan lift untuk meningkatkan efisiensi produksi," imbuh Jefry.

Fungsi production line

Jefry melanjutkan bahwa Production Line merupakan ruangan utama yang dipakai untuk merakit sebuah ponsel Oppo. Pada pabrik Oppo di Bayur sendiri, Oppo menyiapkan tiga ruangan Production Line.

Di dalam masinh-masing ruangan tersebut, ada kurang lebih tujuh jalur (lane) produksi yang diisi dengan puluhan operator pabrik yang memiliki tugas masing-masing.

Baca juga: Oppo Indonesia Ungkap Seri Ponsel yang Laris Saat Ini

Masing-masing lane akan membuat satu model perangkat, sedangkan tiap operator memiliki tugas alias jobdesk masing-masing, mulai dari merakit komponen awal macam morherboard, memasang antena dan kamera, hingga memasukkan perangkat Oppo ke dalam kotak penjualan.

Ilustrasi ruangan warehouse di pabrik Oppo Bayur di Tangerang.KOMPAS.com/Oik Yusuf Araya Ilustrasi ruangan warehouse di pabrik Oppo Bayur di Tangerang.

Adapun jalur tersebut dihubungkan dengan sebuah conveyor belt, yang berguna untuk memindahkan smartphonen ke operator lainnya, tentunya apabila perangkat itu sudah selesai dipasangi sebuah komponen oleh masing-masing operator yang bertugas.

Beralih ke ruangan lainnya, pabrik Oppo di Bayur juga memiliki ruangan khusus yang berfungsi untuk mengecek fitur-fitur smartphone yang sudah mereka buat. Ruangan ini bernama Quality Control Lab.

Baca juga: Digadang sebagai Ponsel Mid-Range Rasa Menengah Atas, Seperti Apa Kecanggihan Oppo A77s?

Dalam ruangan tersebut, operator akan menguji beberapa sampel perangkat Oppo yang sudah diproduksi secara acak. Pengujian tersebut mencakup tes ketahanan, kamera, sinyal, dan lain sebagainya.

"Apabila ditemukan ada masalah, maka teknisi kami akan mendiskusikannya, memperbaiki masalah tersebut, dan menyampaikannya ke lini produksi," ungkap Jefry.

Secara keseluruhan, pabrik Oppo Bayur sendiri memiliki kapasitas produksi yang meningkat dua kali lipat dibanding pabrik lama yang berlokasi di Mauk.

Oppo Indonesia tidak menyebutkan secara spesifik angka atau target produksi mereka per bulan. Namun secara infrastruktur, pabrik Oppo Bayur memiliki kapasitas produksi di kisaran 1-2 juta perangkat per bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.