Kompas.com - 31/10/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Dulu, setelah teknologi 4G sudah masif digunakan, pengembangannya dilanjutkan dengan teknologi 4.5G. Kecepatan internet 4.5G diklaim lebih kencang, yakni kecepatan download-nya (unduh) mencapai 300 Mbps, tiga kali lebih ngebut dari 4G yang dipatok 100 Mbps.

Nah, hal yang sama dilakukan dengan teknologi 5G. Nah, sama seperti 4G yang diteruskan dengan 4.5G, teknologi 5G juga nantinya akan dilanjutkan dengan 5.5G dengan peningkatan kecepatan download hingga 10 kali lipat dari 5G.

Apabila prediksi itu tepat, maka kecepatan 5.5G bisa mencapai 10 Gbps. Sebab, kecepatan 5G saat ini diklaim mencapai 1.000 Mbps (1 Gbps), 10 kali lipat dari kecepatan 4G yang dipatok 100 Mbps.

Baca juga: Rata-rata Kecepatan Internet 5G di Indonesia Saat Ini

Setidaknya begitu menurut Executive Director Huawei, David Wang, di ajang Global Mobile Forum yang digelar di Bangkok, Thailand, pekan ini.

Seperti diketahui, selain membuat smartphone dan laptop, Huawei juga merupakan sebuah perusahaan teknologi asal China yang memproduksi base transceiver station (BTS) yang biasa digunakan operator seluler.

"Setelah 5G, teknologi selanjutnya yang menjadi fokus kami adalah 5.5G. Teknologi ini bakal bisa memiliki kecepatan download 10 Gbps, mendukung miliaran koneksi jaringan, dan turut meningkatkan pengalaman penggunaan perangkat pintar," ujar Wang, dikutip KompasTekno dari Gizchina, Senin (31/10/2022).

Dengan kecepatan 10 Gbps, sebuah film berkualitas tinggi dengan ukuran sekitar 10 GB, diklaim akan bisa diunduh dalam waktu 1 detik saja, berbeda dengan 5G yang bakal mengunduh film yang sama dalam waktu 10 detik. 

Namun, sama seperti 5G, kecepatan 10 Gbps ini tentunya akan bergantung dengan beragam faktor seperti lokasi, trafik pengguna, hingga perangkat yang kita gunakan.

Baca juga: 15 Negara dengan Internet 5G Tercepat di Dunia

Wang tidak mengumbar kapan teknologi 5.5G bisa dirasakan pengguna umum. Saat ini, dia mengatakan teknologi tersebut sedang dalam pengembangan, dan pihaknya tengah fokus untuk menyempurnakan teknologi tersebut dengan fokus kepada beberapa aspek. 

"Fokus kami ke depannya adalah meningkatkan kemampuan di lima aspek yang penting, yaitu standar teknologi, spektrum, produk, ekosistem, dan pengaplikasian 5.5G untuk menciptakan dunia yang pintar dan saling terkoneksi," imbuh Wang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber GizChina


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.