Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Status Pesan Terkirim di Google Message Dibuat Makin Mirip WhatsApp

Kompas.com - 03/11/2022, 17:03 WIB
Caroline Saskia,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Sumber 9to5Google

KOMPAS.com - Google melakukan uji coba tampilan baru terhadap aplikasi pesan bikinannya, Google Messages. Google Messages sendiri merupakan aplikasi pesan yang sudah dibekali teknologi Rich Communication Services atau RCS.

RCS sendiri bekerja seperti aplikasi pesan instan semisal WhatsApp. RCS dikirim menggunakan data, bukan SMS dan memiliki tanda/status pesan yang sudah terkirim dan terbaca.

Nah, sebelumnya, indikator dari pesan di Google Message menggunakan kata “Delivered” di bawah gelembung pesan (bubble chat) yang dikirim. Saat pesan sudah dibaca, notifikasi akan tertulis “Read”.

Baca juga: SMS di Android Bisa Dipakai Chatting Seperti WhatsApp, Begini Caranya

Uji coba tampilan baru dari Google Message9to5Google Uji coba tampilan baru dari Google Message
Ringkasnya, pesan yang masih proses terkirim, sudah terkirim, hingga terbaca, tertulis dalam bentuk kata. Dalam uji coba tampilan kali ini, notifikasi dari status pesan tersebut bukan lagi menggunakan kata, melainkan simbol ceklis atau centang mirip WhatsApp.

Tanda atau status pesan seperti ini sebenarnya tidak hanya digunakan oleh WhatsApp. Di aplikasi perpesanan Signal, status pesan yang dikirim juga ditampilkan dalam bentuk ceklis. Begitu pula di Telegram.

Nah, Google tampaknya ingin menggunakan tanda atau status pesan yang lebih familer di antara pengguna ketimbang menggunakan kata "delivered" dan "read".

Uji coba tampilan baru dari Google Message9to5Google Uji coba tampilan baru dari Google Message

Adapun status pesan terkirim akan muncul berupa centang dalam lingkaran. Simbol centang di satu lingkaran menandakan pesan terkirim, centang di dua lingkaran artinya pesan sudah diterima penerima, dan centang di dua lingkaran yang berwarna, tandanya pesan sudah terbaca.

Tanda atau status pesan dalam bentuk centang tersebut berlaku untuk chat personal dan grup. 

Perubahan yang dilakukan cukup serupa dengan platform perpesanan instan lainnya, salah satunya WhatsApp. Indikator status pesan yang terkirim dan terbaca juga diketahui dari jumlah centang dan warna yang muncul.

Baca juga: Tim Cook Jelaskan Alasan Apple Tolak Permintaan Google soal RCS

Dihimpun KompasTekno dari 9to5Google, Kamis (3/11/2022), penggunaan centang sebagai indikator pesan terkirim dan terbaca memang lebih umum digunakan.

Kendati demikian, belum diketahui kapan Google akan merilis tampilan baru tersebut secara merata ke semua pengguna Google Messages. Kemungkinan tampilan tanda atau status chat baru di Google Messages ini akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber 9to5Google
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

Software
Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Internet
Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Software
Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Software
Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Gadget
OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

Internet
DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

Gadget
Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Gadget
Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Software
Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Internet
Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Software
HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

Gadget
Spotify Bisa Bikin 'Playlist' Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Spotify Bisa Bikin "Playlist" Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Software
Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Software
Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com