Kompas.com - Diperbarui 08/11/2022, 08:37 WIB

KOMPAS.com - Apple belum lama ini mengumumkan laporan keuangan perusahaan untuk kuartal fiskal IV-2022. Hasilnya, pendapatan perusahaan naik, didorong oleh kinerja positif sejumlah produk termasuk iPhone, Mac, perangkat wearable dan layanan Apple.

Berkat kinerjanya yang positif, saham Apple juga merangkak hingga mencatat kapitalisasi pasar sebesar 2,307 triliun dollar AS (Rp 36.205 triliun) pada perdagangan bursa yang ditutup 2 November lalu.

Angka tersebut tercatat lebih besar bahkan bila dibandingkan dengan akumulasi kapitalisasi pasar tiga raksasa teknologi lainnya. Pasalnya, pada saat yang sama, kapitalisasi pasar Alphabet, Meta dan Amazon bila digabungkan "hanya" 2,306 triliun dollar AS (Rp 36.184 triliun).

Rinciannya, kapitalisasi pasar induk Google, Alphabet senilai 1,126 triliun dollar AS (Rp 17.668 triliun). Sementara Amazon dan induk Facebook - Meta, masing-masing senilai 939,78 miliar dollar AS (Rp 14.745 triliun) dan 240,07 miliar dollar AS (Rp 3.766 triliun).

Baca juga: Apple Bukan Lagi Perusahaan Paling Berharga di Dunia

Lain dengan Apple, saham ketiga perusahaan itu mengalami penurunan. Adapun Apple justru unggul dibanding perusahaan teknologi lainnya, hingga mengalahkan perkiraan pendapatan dan laba analis.

Dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Senin (7/11/2022), saham Apple naik 8 persen setelah mengumumkan laporan keuangan perusahaan.

Berbanding terbalik dengan saham Meta yang anjlok 20 persen lebih, Amazon sekitar 10 persen dan Alphabet dengan persentase penurunan saham satu digit.

Penjualan iPhone di bawah perkiraan

Meski pertumbuhan bisnis Apple dari tahun ke tahun pada kuartal IV-2022 positif, secara khusus pendapatan yang dihasilkan iPhone berada di bawah perkiraan analis.

Smartphone besutan Apple ini hanya berkontribusi sebesar 42,63 miliar dollar AS (Rp 662 triliun), dari perkiraan analis sebesar 43,21 miliar dollar AS (Rp 671 triliun).

Baca juga: Pemasukan Meta Terjun Bebas gara-gara Metaverse

Penyebabnya diduga karena penjualan iPhone 14 "reguler" dan iPhone 14 Plus yang lemah, akibat dari minat pengguna yang lebih suka iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.