Kompas.com - 07/11/2022, 18:44 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Pada Maret lalu, Sony menambah jumlah paket berlangganan PlayStation Plus (PS Plus) dari satu paket berlangganan menjadi empat paket berlangganan. Mereka adalah PS Plus Essential, PS Plus Extra, PS Plus Premium, dan PS Plus Deluxe.

Kehadiran paket berlangganan PS Plus yang berbeda ini, menurut CEO PlayStation Jim Ryan kala itu, bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna konsol PlayStation, dan bisa jadi sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan PS Plus secara keseluruhan.

Bukan mendatangkan pelanggan PS Plus yang lebih banyak, kehadiran paket berlangganan yang bervariasi ini justru membuat jumlah pelanggan PS Plus minus alias berkurang. Hal ini tercermin dari laporan keuangan Sony kuartal-II untuk tahun fiskal 2022 (periode Juli-September 2022).

Dalam laporan tersebut, tercatat bahwa jumlah pelanggan PS Plus sejak kehadiran paket berlangganan baru berkurang dari 47,3 juta pelanggan menjadi 45,4 juta pelanggan.

Sony Chief Financial Officer (CFO) Hiroki Totoki mengatakan bahwa penurunan jumlah pelanggan PS Plus ini berkaitan erat dengan penurunan penjualan game third-party Sony dan PS4 secara keseluruhan.

Penurunan itu, lanjut Totoki, juga diakibatkan karena banyak orang yang kini lebih senang bermain di luar rumah pasca aturan terkait pandemi Covid-19 diperlonggar.

"Selain itu, kami juga belum menemukan momentum yang pas untuk mempromosikan layanan PS Plus terbaru kami secara agresif di kuartal-II kemarin," ungkap Totoki dalam sebuah pernyataaan, dikutip KompasTekno dari VideoGamesChronicle, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Beda PlayStation Plus dan PlayStation Stars

Kratos dan Atreus yang sedang menghadapi monster besar di God of War Ragnarok.PlayStation Studios Kratos dan Atreus yang sedang menghadapi monster besar di God of War Ragnarok.

Totoki mengatakan bahwa jumlah pelanggan PS Plus di kuartal selanjutnya kemungkinan besar akan meningkat, atau pulih dari keterpurukan di kuartal-II.

Sikap optimis itu muncul karena di kuartal-III (periode Oktober-Desember 2022), pengguna bakal dimanjakan dengan beberapa game baru yang cukup populer, sebut saja seperti Call of Duty: Modern Warfare 2 hingga God of War Ragnarok.

"Di samping game baru, kami juga akan berusaha untuk mempromosikan PS Plus lebih baik lagi, serta meningkatkan angka penetrasi pelanggan PS Plus di konsol PS5. Dengan berbagai upaya ini, ditambah dengan momen liburan akhir tahun, kami yakin kami bisa pulih," pungkas Totoki. 

Meski angka jumlah pelanggan menurun, Sony tampaknya tak perlu berkecil hati dan harus tetap bangga.

Sebab, jumlah pelanggan PS Plus yang ada di kisaran 45 juta pelanggan tadi masih jauh lebih banyak dibanding jumlah pelanggan layanan kompetitornya, yaitu Xbox Game Pass dari Microsoft, yang konon hanya berkisar di angka 25 juta pelanggan.

Baca juga: Sama-sama Bisa Main Game Gratis, Ini Beda Xbox PC Game Pass dan PS Plus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telkomsel Rilis Paket 'Bundling' Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Telkomsel Rilis Paket "Bundling" Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Gadget
Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Internet
Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.