Kompas.com - 09/11/2022, 07:30 WIB

KOMPAS.com - Beberapa pengguna WhatsApp (WA) mendapati tampilan beranda agak berbeda dari biasanya. Perubahan itu memang tidak signifikan, tapi cukup menarik perhatian.

Sebab, ada ikon baru yang muncul di pojok kiri atas yang sebelumnya ditempati ikon kamera.
Ikon itu tampak seperti gambar tiga karakter orang. Tidak hanya di WhatsApp mobile, ikon yang sama juga muncul di WhatsApp web dan versi desktop, letaknya diapit oleh foto profil dan ikon Status WA.

Ikon bergambar tiga karakter orang itu adalah fitu baru WhatsApp, yakni Komunitas. Karena dihuni fitur Komunitas, ikon kamera kini berpindah di sisi atas kanan, berdampingan dengan ikon pencarian (gambar kaca pembesar). Lantas, apa sebenarnya fitur Komunitas?

Baca juga: WhatsApp Resmikan Fitur Komunitas, Uji Coba di Indonesia

Fitur WhatsApp Komunitas

Komunitas adalah fitur baru WhatsApp yang bisa menghubungkan beberapa grup WA dengan minat atau topik yang berkaitan dalam satu grup besar. Sebagai contoh, beberapa grup orang tua/wali murid berkumpul dalam satu grup besar sekolah. Bisa juga grup berisi karyawan antar divisi yang digabung dalam satu induk grup besar kantor.

Di fitur Komunitas, admin memiliki kendali cukup besar. Admin grup Komunitas bisa membagikan informasi ke semua anggota yang terhubung di Komunitas.

Selain itu, admin juga bisa menambahkan grup atau menambahkan anggota secara personal ke Komunitas. Admin Komunitas juga bisa menjadikan member Komunitas sebagai admin tambahan, seperti di grup WA biasa.

KompasTekno sudah mendapat fitur ini di WhatsApp versi beta. Dari pantuan KompasTekno, anggota Komunitas hanya berperan sebagai audiens saja. Sebab, anggota Komunitas hanya bisa melihat pembaruan atau pengumuman yang disampaikan admin saja tanpa bisa membalas atau meresponsnya.

Anggota Komunitas bisa melihat grup apa saja yang tergabung di Komunitas. Mereka juga bisa meminta admin untuk menambahkan mereka di grup lain yang masuk Komunitas. Anggota bisa keluar dari Komunitas, meskipun nantinya tetap tergabung dalam grup asal.

Soal desain antarmuka (user interface/UI), tampilan fitur Komunitas sama seperti grup WA. Admin maupun anggota bisa melihat nama, deskripsi Komunitas, anggota grup maupun jumlah partisipan. Anggota hanya bisa melihat nama grup WA di Komunitas yang tidak diikuti dan tidak bisa membuka isi percakapan grup WA lain.

Baca juga: Indonesia Sudah Kebagian Fitur Komunitas WhatsApp

Cara membuat Komunitas di WhatsApp

Cara membuat Komunitas di WhatsApp semudah membuat grup WA.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Cara membuat Komunitas di WhatsApp semudah membuat grup WA.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.