Kenapa Nomor WA Teman atau Kerabat yang Telah Meninggal Dunia Bisa Keluar Grup Sendiri?

Kompas.com - 10/11/2022, 09:15 WIB

KOMPAS.com - Setiap akun anggota bisa meninggalkan ruang obrolan grup (left group) dalam aplikasi pesan instan WhatsApp (WA) kapan saja, sesuai kebutuhan. Setidaknya terdapat dua kondisi dalam aktivitas left group WA.

Baca juga: Trik Keluar Grup WA Diam-diam di HP Android dan iPhone, Sudah Coba?

Dari dua kondisi tersebut, yang pertama adalah akun left group WA secara mandiri dengan mengetuk opsi “Keluar dari Grup” atau “Exit Group” yang tertera di halaman informasi grup. Kedua, akun anggota left grup WA lantaran dikeluarkan oleh admin.

Saat akun anggota telah left group WA, biasanya bakal muncul notifikasi di ruang obrolan grup dengan pesan seperti ini “ABC left” atau “ABC keluar”. Itulah kondisi umum dalam hal aktivitas left group WA.

Di luar kondisi umum tersebut, ada pula kondisi khusus aktivitas left group WA yang mungkin tak banyak pengguna ketahui. Kondisi khusus itu seperti akun WhatsApp milik teman atau kerabat tiba-tiba keluar grup sendiri padahal ia telah lama tiada (meninggal dunia).

Sebagian dari Anda mungkin juga telah sempat menjumpai kondisi khusus tersebut, yang mana akun WhatsApp tiba-tiba keluar grup sendiri padahal pemiliknya telah lama tiada. Lantas, kenapa akun WhatsApp bisa keluar grup sendiri?

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan mengenai penyebab akun WhatsApp bisa keluar grup sendiri secara tiba-tiba, padahal pemiliknya telah lama meninggal dunia.

Penyebab akun WhatsApp tiba-tiba keluar grup sendiri

Akun WhatsApp tiba-tiba keluar grup sendiri bisa diakibatkan karena akun terdeteksi tidak lagi digunakan atau tidak aktif selama 120 hari. Maksud dari tidak aktif itu adalah akun pengguna tidak terhubung dengan WhatsApp atau offline.

Baca juga: 5 Tanda Chat WhatsApp yang Perlu Diketahui, Termasuk Tanda Lingkaran Garis Putus

Kepala Komunikasi WhatsApp wilayah Asia Pasifik, Jan Yap menjelaskan akun WhatsApp dapat dihapus secara otomatis apabila tidak digunakan atau tidak aktif selama 120 hari.

“Setelah 120 hari tidak aktif, akun WhatsApp umumnya akan dihapus. Dan ketika akun dihapus, mereka juga akan dihapus dari obrolan grup,” kata Jan Yap secara tertulis kepada KompasTekno, pada Rabu (9/11/2022).

Kemudian, Yap juga menjelaskan bahwa akun yang telah dihapus karena tidak aktif selama 120 hari akan dikeluarkan atau dihapus juga secara otomatis dari semua grup yang telah diikuti sebelumnya.

Penjelasan Yap di atas senada dengan pemaparan yang tersedia di laman resmi FAQ WhatsApp. Dikutip dari laman FAQ WhatsApp, penghapusan akun WA yang tidak aktif selama 120 hari itu bertujuan untuk melindungi privasi pengguna dan efisiensi data.

Dengan adanya kebijakan ini, kemungkinan besar kondisi akun WhatsApp tiba-tiba keluar grup sendiri padahal pemiliknya telah tiada, bisa terjadi akibat akun tersebut telah dihapus secara otomatis lantaran tidak lagi digunakan atau tidak aktif selama 120 hari.

Baca juga: Cara Membuat Nada Dering WA Sebut Nama Sendiri Tanpa Aplikasi dengan Mudah

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab akun WhatsApp tiba-tiba keluar grup sendiri padahal pemiliknya telah lama meninggal dunia, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telkomsel Rilis Paket 'Bundling' Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Telkomsel Rilis Paket "Bundling" Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Gadget
Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Internet
Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.