Kompas.com - 10/11/2022, 10:45 WIB

KOMPAS.com - WhatsApp (WA) mulai merilis fitur baru, yakni Komunitas ke pengguna di Tanah Air. Fitur Komunitas sudah dirilis secara global dan kini mulai digulirkan di Indonesia secara bertahap.

Fungsi utama fitur Komunitas di WhatsApp adalah untuk menggabungkan banyak grup dalam satu wadah. Jadi, admin Komunitas bisa menggabungkan grup-grup yang berkaitan dalam satu grup besar.

Misalnya, grup karyawan antar divisi digabung dalam Komunitas grup kantor. Seluruh anggota grup yang masuk Komunitas, bisa melihat grup apa saja yang tergabung. Namun, anggota masing-masing grup tidak bisa mengintip siapa saja member di dalam grup lain.

Anggota maupun admin grup kecil, juga tidak bisa membuka grup lain. Mereka hanya bisa masuk atau bergabung ke grup kecil lainnya jika sudah diizinkan admin Komunitas. Misalnya, anggota grup karyawan divisi maketing, tidak bisa melihat isi grup karyawan divisi humas.

Baca juga: Indonesia Sudah Kebagian Fitur Komunitas WhatsApp

Berbeda dengan grup WA biasa, Komunitas lebih bersifat satu arah. Artinya, hanya admin saja yang bisa mengirimkan pesan ke chatroom (ruang obrolan) Komunitas. Anggota Komunitas hanyalah penerima informasi, karena tidak bisa mengirim pesan atau merespon chat, sekalipun dengan reaksi emoji.

Meskipun tidak ada interaksi dua arah, fitur Komunitas di WhatsApp ini memudahkan untuk koordinasi, terutama organisasi atau lembaga berskala besar. Lantas, bagaimana cara membuat Komunitas di WhatsApp?

Cara membuat grup Komunitas di WhatsApp

Cara membuat grup Komunitas WhatsApp cukup mudah, seperti membuat grup WhatsApp biasa. Berikut langkahnya:

Cara membuat Komunitas di WhatsApp semudah membuat grup WA.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Cara membuat Komunitas di WhatsApp semudah membuat grup WA.

  • Buka aplikasi WhatsApp
  • Klik ikon "Komunitas" di pojok kiri atas
  • Klik "Komunitas Baru"
  • Tulis nama Komunitas, deskripsi, serta foto profil yang sesuai
  • Klik anak panah ke kanan yang ada di bawah layar
  • Klik "Tambah grup yang ada" untuk memasukkan grup WA yang sudah ada ke Komunitas
  • Bisa juga memilih "Buat grup baru" untuk menambahkan grup WA anyar yang belum dibentuk
  • Perlu dicatat, Anda tidak bisa menambahkan grup yang sudah lebih dulu bergabung di Komunitas yang Anda buat atau Anda sebagai admin
  • Admin hanya bisa menambahkan grup yang sudah ada, di mana dia terlebih dulu menjadi admin di grup tersebut. Jadi, admin Komunitas tidak bisa menambahkan grup, di mana dia hanya menjadi peserta saja.
  • Jika sudah memilih grup WA yang diinginkan, klik tanda centang yang ada di pojok kanan bawah.
  • Selain grup WA, admin juga bisa menambahkan kontak pribadi untuk masuk ke Komunitas. Caranya, buka chatroom Komunitas, lalu klik "Tambah" dan pilih kontak yang diinginkan.

Baca juga: Apa Itu Komunitas di Whatsapp dan Apa Kegunaannya?

Cara membuat Komunitas di WhatsApp.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Cara membuat Komunitas di WhatsApp.

Untuk admin, chat Komunitas akan muncul di tab "chat", begitu juga dengan grup-grup WA yang tergabung di Komunitas. Admin bisa memberi pengumuman sekaligus di Komunitas atau di grup-grup tertentu yang masuk anggota Komunitas.

Sementara itu, dari sisi pengguna, Komunitas juga akan muncul di tab "Chat". Tapi, grup yang tidak diikuti dan masuk Komunitas, tidak akan muncul di tab "chat". Anggota juga tidak bisa merespons chat admin di Komunitas.

Di chatroom (ruang obrolan) Komunitas bagian bawah, akan muncul keterangan "Hanya admin yang dapat mengirim pesan".

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.