Kompas.com - 15/11/2022, 08:35 WIB

KOMPAS.com - Seperti tahun-tahun sebelumnya, raksasa e-commerce China, Alibaba Group Holding Inc, menghelat festival belanja tahunan Single's Day atau yang dikenal pula dengan Double Eleven alias 11.11.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Alibaba tidak mengungkap angka Gross Merchandise Value (GMV) selama periode festival belanja 11.11 yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 11 November 2022. Hal ini agaknya disebabkan karena angka penjualan kotor yang melambat pada periode ini.

Biasanya, para startup e-commerce menggunakan GMV untuk mengukur total nilai pembelian dari pengguna melalui situs atau aplikasi dalam periode tertentu.

Ini pertama kalinya Alibaba tak mengungkap akumulasi nilai pembelian dari pengguna (GMV) platformnya itu selama festival belanja 11.11. Padahal tahun-tahun sebelumnya, perusahaan yang didirikan Jack Ma ini selalu mengumumkan kenaikan angka GMV saat festival belanja, seolah-olah hal itu sudah menjadi tradisi Alibaba.

Misalnya, pada 2020, dalam sebuah keterangan tertulis, Alibaba mengungkap bahwa Alibaba meraup sebesar 498,2 miliar yuan (sekitar Rp 1,096 triliun) selama festival belanja dalam periode yang sama. Angka ini meningkat 26 persen dibandingkan tahun 2019.

Baca juga: Alibaba dan Baidu Terancam Ditendang dari Bursa Saham AS

Pada 2021, Alibaba melaporkan membukukan nilai penjualan kotor hingga 540,3 miliar yuan (kira-kira Rp 1,188 triliun). Namun, pada 11.11 tahun ini, Alibaba tak mengungkapkan angka Gross Merchandise Value (GMV) di platformnya.

Menurut laporan BusinessWire, pengumuman tahun ini hanya menyebutkan bahwa penjualan kotor festival belanja 11.11 Alibaba "mencetak hasil yang sejalan dengan angka volume penjualan kotor tahun lalu, meski ada tantangan ekonomi makro dan dampak pandemi Covid-19".

Pengumuman tanpa rincian angka itu menimbulkan spekulasi bahwa angka penjualan kotor di Alibaba pada festival belanja kali ini tengah melambat. Namun, pihak Alibaba tidak memberikan komentarnya soal masalah ini.

Bahkan, pihak Alibaba juga tidak merinci pencapaian platformnya terhadap festival belanja 11.11 di China. Padahal, platform marketplace lain milik Alibaba Group seperti Taobao dan Tmall telah mengungkap pencapaian platformnya selama 11.11 tahun ini.

Misalnya, 1.009 merek luar negeri di Tmall Global mencapai pertumbuhan GMV tahunan lebih dari 100 persen, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari BusinessWire, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Profil Jack Ma, Pendiri Marketplace Alibaba yang Ternyata Gaptek

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telkomsel Rilis Paket 'Bundling' Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Telkomsel Rilis Paket "Bundling" Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Gadget
Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Internet
Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.