Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/11/2022, 10:00 WIB

Lagi-lagi Frohnhoefer tak sepakat dengan klaim Musk karena, menurut dia, proses yang dibutuhkan untuk memproses lini masa Twitter adalah sekitar 200 microservice, bukan 1.200.

Selanjutnya Musk bertanya pada Frohnhoefer tentang apa yang sudah ia lakukan untuk memperbaiki lemotnya Twitter di Android, mengingat fokus Frohnhoefer di perusahaan adalah untuk Twitter versi Android.

Perdebatan antara Musk dan Frohnhoefer sebenarnya masih berlanjut, tetapi cuitannya diatur agar tidak terlihat oleh semua pengguna.

Beberapa pengguna turut menanggapi perdebatan Musk dengan pengembang Twitter versi Android tersebut.

Salah seorang pengguna menyayangkan Frohnhoefer karena mengoreksi klaim bosnya di ranah publik. Padahal, ia bisa saja menyampaikan pendapatnya secara personal.

Setelah serangkaian perdebatan tersebut, Musk memecat Frohnhoefer dengan berkata "Dia dipecat" dalam cuitan lain.

Frohnhoefer awalnya menyatakan bahwa Twitter membutuhkan waktu sekitar lima jam sebelum dia tidak bisa mengakses komputer perusahaan, dihimpun KompasTekno dari Forbes. Namun, pada hari yang sama, ia berkata belum menerima informasi resmi soal pemecatan dirinya.

Hari ini (15/11/2022), Frohnhoefer mengunggah twit yang menunjukkan bahwa ia resmi dipecat. Unggahan itu disertai gambar yang menunjukkan bahwa komputernya dikunci dari sistem perusahaan.

"Sekarang sudah resmi," ujar Frohnhoefer.

Pecat 4 petinggi Twitter

Sebagai pemilik Twitter, mudah bagi Elon Musk untuk mengotak-atik perusahaan, termasuk memecat karyawan. Bahkan, pada hari pertama Musk mengunjungi kantor Twitter, ia langsung memecat empat eksekutif perusahaan.

Keempat eksekutif Twitter yang dipecat Elon Musk pasca-akuisisi meliputi Chief Executive Officer (CEO) Parag Agrawal, Chief Financial Officer (CFO) Ned Segal, bos bagian hukum dan kebijakan Vijaya Gadde, penasihat umum Sean Edgett.

Menurut informasi orang dalam, setidaknya salah satu eksekutif yang dipecat oleh Elon Musk sampai dikawal keluar gedung kantor pusat Twitter di San Francisco, AS, alias harus meninggalkan kantor Twitter saat itu juga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber The Verge
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.