Kompas.com - 16/11/2022, 13:06 WIB

KOMPAS.com - Samsung dikabarkan bakal memangkas volume pengiriman (shipment) unit smartphone secara global sebesar 13 persen pada 2023 mendatang.

Hal ini mencuat berdasarkan laporan TaiwanEconomicDaily yang dilansir oleh situs berita berbahasa China, ITHome belum lama ini.

Menurut laporan tersebut, angka 13 persen tadi bisa diartikan bahwa Samsung bakal mengirimkan 30 juta unit smartphone lebih sedikit dari target tahunannya.

Sebab, sejak 2017 lalu, Samsung selalu menargetkan total pengiriman smartphone tiap tahun di angka sekitar 300 juta unit. Sehingga, target pengiriman smartphone di 2023 mendatang akan berjumlah 270 juta unit, apabila pengurangan 30 juta unit tadi akurat.

Baca juga: Strategi Baru Samsung, Bikin Galaxy S23 Lebih Hemat?

Meski target pengiriman ponsel di 2023 berkurang, angka tersebut kemungkinan bakal lebih besar dibanding jumlah pengiriman smartphone Samsung di 2022.

Menurut media lokal Korea Selatan Naver, pengiriman ponsel Samsung di 2022 diperkirakan mencapai angka 260 juta unit, setelah direvisi dari target pengiriman sebelumnya, yakni 300 juta unit ponsel.

Artinya, taksiran target pengiriman 270 juta unit smartphone Samsung di 2023 tadi, 10 juta unit lebih banyak dibanding target tahun 2022.

Samsung belum mengonfirmasi rumor pemangkasan pengiriman smartphone ini, begitu juga alasan mengapa langkah itu diambil jika benar akan dilakukan.

Namun, menurut informasi yang beredar, pemangkasan ini dipicu oleh bisnis smartphone Samsung yang belakangan sedang "kurang sehat" karena permintaan pasar smartphone yang juga menurun.

Baca juga: Samsung Galaxy S23 Meluncur Februari, Hanya Pakai Chipset Snapdragon?

Adapun penurunan permintaan smartphone bisa dipicu berbagai hal, mulai dari pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada pasokan komponen ponsel, hingga kondisi ekonomi global terkini yang memaksa konsumen untuk menghemat pengeluaran mereka.

Terkait bisnis Samsung, laporan TaiwanEconomicDaily memaparkan bahwa bisnis Samsung di kuartal-III 2022, terutama untuk pengiriman smartphone, meningkat apabila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah pengiriman unit smartphone Samsung di kuartal-III tahun ini disebut menurut sekitar 8 persen, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari ITHome, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy A04e di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telkomsel Rilis Paket 'Bundling' Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Telkomsel Rilis Paket "Bundling" Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Gadget
Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Internet
Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.