Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER TEKNO] Elon Musk Tepati Janji ke Trump, Raja Ponsel di Indonesia, dan Hadirnya Android 13 di Samsung Galaxy

Kompas.com - 22/11/2022, 06:35 WIB

KOMPAS.com - Elon Musk akhirnya menepati janjinya kepada mantan Presiden Donald Trump.
Sebelum sah menjadi pemilik Twitter, Musk mengatakan berniat memulihkan akun Trump yang ditangguhkan sejak awal tahun lalu, apabila dia resmi membeli Twitter.

Kini, janji itu telah ditepati. Lantas bagaimana reaksi Trump?

Selain soal Twitter, raja pasar ponsel di Indonesia juga cukup menarik pembaca KompasTekno sepanjang Senin (21/11/2022). Apa saja berita teknologi yang cukup banyak dibaca selama hari Senin? Berikut rangkumannya.

Baca juga: [POPULER TEKNO] Deretan Apple Watch Baru di Indonesia, Denda Google Terbesar Sepanjang Sejarah, hingga Cara Daftar DTKS DKI Jakarta

Akun Twitter Trump pulih, tapi...

Akhir pekan lalu, Musk sempat membuat sebuah polling untuk menentukan apakah warganet setuju akun Twitter Trump dipulihkan atau tidak. Hasil akhirnya, banyak yang setuju jika akun Trump kembali normal.

Tak lama kemudian, akun Twitter Trump dengan handle @realdonaldtrump bisa diakses lagi.
Akan tetapi, Trump justru mengatakan enggan kembali mengakses Twitter pribadinya. Apa alasannya? Alasan Trump bsia dibaca di artikel "Akunnya Dipulihkan Elon Musk, Trump Malah Ogah Twitter-an Lagi".

Elon Musk pecat 2 petinggi Twitter lagi

Pemangkasan pegawai di Twitter belum berhenti. Pemilik perusahaan Twitter yang baru, Elon Musk dikabarkan memecat lagi dua petinggi Twitter. Salah satunya adalah Head of Ad Sales, Robin Wheeler.

Wheeler, sebelumnya dilaporkan sempat ingin resign dari Twitter, tapi ditarik oleh Musk. Pada akhirnya, Wheeler keluar dari Twitter setelah dipecat oleh Musk. Lantas, apa alasan Musk memecat Wheeler dan petinggi Twitter lain? Jawabannya ada artikel "Lagi, Elon Musk Pecat 2 Petinggi Twitter".

Informasi di profil Facebook akan berkurang

Facebook berencana menghapus sejumlah kategori informasi yang selama ini terpampang di laman profil pengguna. Informasi yang bakal dihapus jejaring sosial raksasa tersebut di antaranya soal pandangan agama, pandangan politik, alamat serta info terkait minat yang menunjukkan preferensi seksual pengguna.

Penghapusan informasi itu akan semakin melindungi privasi pengguna. Sehingga, orang lain yang mengikutinya di Facebook, namun tidak terlalu dekat di dunia nyata, tidak akan lagi mudah mencari tahu informasi umum tentang pengguna.

Penghapusan beberapa informasi pribadi di profil Facebook ini akan dihapus dalam waktu dekat. Penjelasan selengkapnya bisa disimak di artikel "Stalking Orang di Facebook Bakal Makin Sulit".

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.