Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kominfo Sebut Laporan Insiden Pelanggaran Data Pribadi Terus Meningkat

Kompas.com - 24/11/2022, 08:01 WIB

KOMPAS.com - Laporan insiden kasus pelanggaran perlindungan data pribadi (PDP), termasuk kebocoran data di Indonesia, terus meningkat dalam empat tahun terakhir.

Setidaknya begitulah laporan yang masuk ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Menurut Menteri Kominfo Johnny G. Plate, ada 33 laporan kasus insiden pelanggaran PDP sepanjang tahun 2022 ini saja.

"Di bulan ini (November) saja, Kominfo tengah menangani 5 kasus baru insiden PDP, yaitu dari Carousell, MyPertamina, PeduliLindungi, Lazada, dan Forum Mobile Legend," kata Johnny dalam rapat kerja Kominfo bersama Komisi I DPR RI yang disiarkan secara virtual hari ini, Rabu (23/11/2022).

Johnny mengungkapkan, angka laporan kasus insiden PDP di Tanah Air cenderung meningkat dari tahun ke tahun, setidaknya selama empat tahun terakhir.

Baca juga: Orang Indonesia Hanya Bisa Pasrah kalau Ada Kebocoran Data

Dalam statistik yang dibagikan, Johnny mengungkapkan bahwa Kominfo hanya mendapatkan 3 buah laporan insiden PDP di tahun 2019. Kemudian, angkanya naik ke 21 buah laporan pada 2020, 20 buah laporan pada 2021, dan naik lagi ke 33 buah laporan di tahun 2022 ini.

Dari situ, terlihat bahwa tahun 2022 ini menjadi periode dengan laporan insiden terbanyak dalam empat tahun terakhir.

Sejak 2019 hingga bulan November 2022 ini, kata Johnny, total Kominfo sudah menangani 77 kasus pelanggaran perlindungan data pribadi. Adapun jenis pelanggarannya dikategorikan sebagai berikut:

  • 66 kasus dikategorikan sebagai kebocoran data
  • 2 kasus dikategorikan sebagai pengumpulan data pribadi berlebihan
  • 3 kasus dikategorikan sebagai pengumpulan data pribadi tanpa persetujuan
  • 2 kasus dikategorikan sebagai pengungkapan data pribadi kepada pihak tidak sah
  • 4 kasus dikategorikan sebagai pelanggaran lainnya (moderasi konten PDP, dsb)

Tangkapan layar laporan Menkominfo Johnny G. Plate soal laporan insiden Pelanggaran PDP di Indonesia periode 2019-2022,YouTube/ Komisi I DPR RI Channel Tangkapan layar laporan Menkominfo Johnny G. Plate soal laporan insiden Pelanggaran PDP di Indonesia periode 2019-2022,
Adapun, pihak yang paling banyak mengalami insiden PDP adalah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

"Sebanyak 49 kasus dari PSE Lingkup Privat dan 28 kasus dari PSE Lingkup Privat. Dari 77 kasus kebocoran data pribadi, kami telah selesai menangani 58 kasus (75,3 persen), sementara 19 kasus masih dalam proses," kata Johnny.

Baca juga: Menkominfo Sebut Insiden Kebocoran Data Itu Tugas BSSN

Dari 58 kasus yang sudah selesai ditangani Kominfo, Johnny mengatakan bahwa 19 kasus dikategorikan bukan merupakan pelanggaran PDP. Sehingga Kominfo memberikan sanksi tanpa rekomendasi dan memberikan peringatan berdasarkan aduan pengguna. Sayangnya, Johnny tidak secara gamblang menyebutkan soal sanksi dan peringatan tersebut.

"Sisanya, sebanyak 39 kasus adalah pelangganan data pribadi pengguna," lanjut Johnny.

Sebagai tindak lanjut, kata Johnny, 23 kasus diberikan rekomendasi terhadap sistem PSE, 15 kasus diberikan sanksi, dan 1 kasus hanya ditindaklanjuti dengan peringatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.